• Arbitrum saat ini diperdagangkan di $0.16 dengan penurunan nilai 15%.

  • ARB menunjukkan adanya konflik antara kekuatan jangka panjang dan kelemahan jangka pendek.

Arbitrum (ARB) saat ini diperdagangkan dalam kisaran $0.1652, mencatat kerugian lebih dari 15,5%, dengan volume yang tercatat di sekitar $501,6 juta. Selain itu, rentang 24 jam berada di antara $0.1606 dan $0.1961, sedangkan rentang 7 hari membentang dari $0.08502 hingga $0.2036. Ini mengisyaratkan adanya ayunan yang lebar, yang mencerminkan seberapa volatil aset tersebut.

Perlu dicatat, pihak bearish saat ini benar-benar menguasai. Namun, grafik ARB sedang membentuk falling wedge yang besar di dekat level terendah, sebuah pola yang biasanya menandakan kompresi sebelum terjadi pembalikan. Tembusan di atas resistance wedge akan menggeser momentum ke arah bullish dan membuka jalan menuju ambang penting $0.30.

Jika diperhatikan lebih dekat pada grafik perdagangan empat jam, momentum Arbitrum menghadapi tren turun singkat. Harga berpotensi retrace menuju level support di $0.1611. Jika calon bearish mendapatkan dorongan lebih kuat, hal itu dapat memicu terbentuknya death cross. Secara bertahap, mereka akan mendorong harga bahkan lebih rendah, di bawah $0.1568. 

Di sisi lain, karena pihak bearish kehilangan pijakan seiring waktu, sentimen bullish pun muncul, dan harga ARB mungkin langsung naik menuju resistance di $0.1693. Tekanan naik yang berlanjut dapat memicu munculnya golden cross, dan para bulls kemungkinan akan mendorong harga aset ke level puncak sebelumnya di atas $0.1734. 

Setelan Teknis Arbitrum Mengarah pada Momentum yang Lemah

Menganalisis grafik teknikal menunjukkan bahwa garis Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada di bawah garis sinyal. Kedua garis tersebut berada di atas garis nol, yang mengindikasikan momentum sedang mengalami konsolidasi jangka pendek.  Tren latar belakang Arbitrum secara keseluruhan tetap bullish.

Rata-rata harga jangka pendek lebih tinggi dibandingkan rata-rata jangka panjang, menunjukkan bahwa pembeli memiliki keunggulan lebih luas atas pasar. Pola ini menandakan adanya konflik antara kekuatan jangka panjang dan kelemahan jangka pendek. Ini menandai koreksi sementara sebelum tren naik utama berlanjut.

(Sumber: TradingView)

Sentimen pasar Arbitrum saat ini berada di wilayah netral dengan bias bullish yang sedikit, karena Relative Strength Index (RSI) harian tetap di angka 56.01. Pembeli saat ini memiliki keunggulan tipis dibanding penjual. Rata-rata kenaikan selama periode pengamatan terbaru mengungguli rata-rata penurunan. Nilainya jauh di bawah zona overbought. 

Aset tidak terlalu terdorong ke atas, dan masih memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi sebelum mencapai kondisi overbought. Jika nilai cenderung datar di sekitar 55, trader menunggu harga yang lebih jelas atau pecahnya momentum sebelum mengambil perdagangan baru. Ketika turun di bawah 50, momentum berbalik kembali menjadi pihak penjual. 

Sorotan Pasar Kripto

Vitalik Buterin Menggandakan Perhatiannya pada Kripto Saat Debat Keamanan AI Bitcoin Makin Ramai