Pertumbuhan kripto di Timur Tengah ini, nyatanya bukan dipompa oleh emosi semata.

Volume transaksi tahunan melonjak dari ratusan miliar menjadi 350 miliar, Turki dan Uni Emirat Arab adalah skala dengan ukuran ratusan miliar, sementara laju pertumbuhan Arab Saudi lebih dari 150%.

Logika dasarnya sangat jelas: di kawasan yang bergejolak, orang menggunakan BTC dan stablecoin untuk berlindung, sedangkan negara-negara Teluk menempuh jalur regulasi + institusionalisasi.

Kenaikan yang lahir dari kebutuhan nyata seperti ini menjadi penopang yang kokoh bagi pasar secara jangka panjang, jauh lebih dapat diandalkan dibanding kabar sesaat.$BTC