Sebuah era baru sedang terbuka untuk layanan pinjaman berbasis Bitcoin, hampir sepuluh tahun setelah konsep tersebut pertama kali muncul. Wawasan terbaru dari @SiliconVlyBank mengungkap bahwa sektor pinjaman berbasis kripto telah berkembang menjadi angka yang mengesankan, yaitu $67B pada Q1 2026. Ini merupakan peningkatan hampir 50% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini mendorong lingkungan peminjaman yang jauh lebih matang. Saat ini, sektor tersebut semakin banyak memanfaatkan sistem kredit konvensional. Para pelaku secara rutin menggunakan pendanaan institusional, sekuritisasi, pemantauan otomatis, serta penggunaan jaminan yang konservatif dalam operasional mereka.
Satu tren penting lain yang diidentifikasi oleh SVB adalah penurunan bertahap dalam biaya yang terkait dengan pinjaman terhadap Bitcoin. Meski saat ini tingkat bunga pinjaman di ruang kripto lebih tinggi daripada yang ditemukan pada produk kredit tradisional, keterlibatan institusional yang terus meningkat kemungkinan akan mengecilkan selisih (spread) kredit tersebut di masa mendatang. Pada akhirnya, pergeseran ini memungkinkan Bitcoin bertransisi dari sekadar berfungsi sebagai aset cadangan menjadi aset modal yang aktif dan produktif di berbagai pasar kredit.
Dalam lanskap yang terus berkembang ini, TBV memungkinkan pengguna memanfaatkan Bitcoin native mereka sebagai jaminan melalui sistem yang sepenuhnya self-custodial dan sangat efisien dalam penggunaan modal. Seiring pasar yang lebih luas untuk kredit berbasis Bitcoin terus berkembang dan matang, ketergantungan pada jaminan Bitcoin native diperkirakan akan tumbuh secara signifikan.
https://www.svb.com/industry-insights/fintech/bitcoin-backed-lending/
Pertumbuhan ini mendorong lingkungan peminjaman yang jauh lebih matang. Saat ini, sektor tersebut semakin banyak memanfaatkan sistem kredit konvensional. Para pelaku secara rutin menggunakan pendanaan institusional, sekuritisasi, pemantauan otomatis, serta penggunaan jaminan yang konservatif dalam operasional mereka.
Satu tren penting lain yang diidentifikasi oleh SVB adalah penurunan bertahap dalam biaya yang terkait dengan pinjaman terhadap Bitcoin. Meski saat ini tingkat bunga pinjaman di ruang kripto lebih tinggi daripada yang ditemukan pada produk kredit tradisional, keterlibatan institusional yang terus meningkat kemungkinan akan mengecilkan selisih (spread) kredit tersebut di masa mendatang. Pada akhirnya, pergeseran ini memungkinkan Bitcoin bertransisi dari sekadar berfungsi sebagai aset cadangan menjadi aset modal yang aktif dan produktif di berbagai pasar kredit.
Dalam lanskap yang terus berkembang ini, TBV memungkinkan pengguna memanfaatkan Bitcoin native mereka sebagai jaminan melalui sistem yang sepenuhnya self-custodial dan sangat efisien dalam penggunaan modal. Seiring pasar yang lebih luas untuk kredit berbasis Bitcoin terus berkembang dan matang, ketergantungan pada jaminan Bitcoin native diperkirakan akan tumbuh secara signifikan.
https://www.svb.com/industry-insights/fintech/bitcoin-backed-lending/