DOGE tidak naik karena kelangkaan, dan hal ini layak dijelaskan secara tuntas.
Pasokan pasar DOGE sangat besar, dan setiap hari masih ada DOGE baru yang masuk ke peredaran. Banyak orang secara naluriah mengira bahwa jika pasokan terus bertambah, harga seharusnya berada di bawah tekanan. Namun naik turunnya harga tidak pernah hanya bergantung pada sisi pasokan; yang benar-benar menentukan arah adalah pertarungan antara pasokan baru dan permintaan baru. Selama tekanan beli cukup kuat untuk menyerap chip yang bisa dijual di pasar, harga masih bisa naik; sebaliknya, begitu daya beli tidak mampu mengikuti laju pelepasan pasokan, pergerakan harga akan terbatas.
Miner adalah mata rantai penting dalam rangkaian ini. Mereka harus menanggung biaya perangkat, listrik, dan operasional, sehingga dalam kondisi pasar tertentu, mereka akan menjual sebagian$DOGE untuk menjaga arus kas. Saat pasar menguat, tekanan jual dari miner sering diserap oleh dana baru; saat pasar melemah, aksi jual miner mungkin memperburuk tekanan penurunan. Dengan kata lain, apakah miner menjual, dan berapa banyak yang dijual, adalah jendela penting untuk mengamati keseimbangan permintaan dan penawaran.
Untuk menilai seberapa kuat kenaikan DOGE, ada beberapa sinyal yang bisa dipantau: apakah dompet miner mentransfer lebih banyak DOGE ke bursa, apakah pasokan baru telah diserap oleh permintaan spot, apakah pemegang jangka panjang mengurangi penjualan, dan apakah pertumbuhan volume berasal dari pembelian nyata atau hanya perpindahan posisi jangka pendek di kontrak.
Memahami hal ini membuat kita bisa melihat esensi kenaikan harga DOGE dengan lebih jelas—kenaikan itu tidak selalu berarti pasokan berkurang, tetapi bisa juga karena laju pertumbuhan permintaan sementara lebih cepat daripada laju pelepasan pasokan. Siapa yang lebih kuat antara tekanan jual miner dan permintaan baru, itulah inti dari persoalan ini.