Saat ARB turun 8,6% sementara aktivitas spot justru dipercepat ke arah yang berlawanan: Volume meningkat 174,9% meskipun 60,9% transaksi taker berada di sisi pembelian.

Kondisi ini menunjukkan bahwa para pembeli masuk ke pasar, tetapi penjualan menutupi arus tersebut sehingga harga justru turun. Dengan demikian, volume yang meningkat saja belum menjadi bukti kuat adanya permintaan; saat ini arus pembelian belum mampu memengaruhi harga.

Poin utama yang perlu dipantau adalah apakah harga ARB akan tetap seimbang ketika keunggulan pembelian taker terjaga. Jika harga terus turun, skenario bahwa pembelian yang ada terserap dan tekanan jual menjadi dominan dapat menguat.