Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan pada 5 September bahwa mereka menyerang tiga kapal AS dan tiga kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz melalui rute yang tidak sah, sebagai respons atas serangan AS pada sebuah kapal tanker Iran sebelumnya pada hari itu. Hingga laporan ini disusun, Amerika Serikat belum menanggapi, dan sejauh mana kerusakan serta kondisi pelayaran sebenarnya di selat tersebut masih belum terkonfirmasi, menurut Jiemian News.