
Kementerian Keuangan Tiongkok mengumumkan pada hari Minggu bahwa pihaknya berniat menyalurkan total $54 miliar kepada perusahaan asuransi negara dan bank, dengan tujuan memperkuat basis modal sistem keuangan negara.
China Life Insurance (Group) Co, penyedia asuransi jiwa terbesar di negara itu, akan menerima 35 miliar yuan ($5,2 miliar), sedangkan China Taiping Insurance Group — 7 miliar yuan, menurut pernyataan kedua perusahaan tersebut.
People’s Insurance Company (Grup) Republik Rakyat Tiongkok (SSE:601319) melaporkan rencana untuk menghimpun hingga 15 miliar yuan melalui penempatan saham privat kategori A kepada Kementerian Keuangan. Perusahaan menyatakan bahwa dana yang diperoleh akan digunakan untuk menambah permodalan.
China Export and Credit Insurance Corp melaporkan bahwa kementerian keuangan akan menanamkan 10 miliar yuan untuk meningkatkan modal dasarnya. China Reinsurance (Group) berencana menghimpun 3 miliar yuan.
Langkah ini dapat mendukung perusahaan asuransi milik negara yang diberi tugas untuk mengalirkan dana jangka menengah dan jangka panjang guna mendukung pasar saham, sekaligus memungkinkan mereka membantu regulator dalam mengelola perusahaan asuransi kecil dengan tingkat risiko yang lebih tinggi.
Industri asuransi menghadapi penurunan profitabilitas di tengah tingkat suku bunga yang rendah secara berkelanjutan. Banyak perusahaan asuransi kecil dan menengah mencatat memburuknya indikator solvabilitas.
“Penyuntikan modal merupakan langkah penting pemerintah untuk memperkuat kemampuan sektor keuangan dalam melayani perekonomian riil serta mendorong pembangunan berkualitas tinggi bagi industri keuangan dan asuransi,” demikian bunyi pernyataan China Life, yang menambahkan bahwa hal ini akan memperkuat ketahanan grup terhadap risiko.