Menurut Jin10, juru bicara pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani mengatakan pada hari Minggu bahwa Iran akan menaikkan harga bensin bagi pengguna yang mengonsumsi lebih dari 110 liter per bulan mulai Selasa. Ia mengatakan kuota tingkat pertama dan kedua, termasuk 110 liter, akan tetap tidak berubah, sementara harga kuota tingkat ketiga akan naik menjadi 100.000 rial Iran per liter, atau sekitar 4 sen berdasarkan nilai tukar pasar bebas. Mohajerani mengatakan kenaikan ini hanya akan berdampak pada konsumen yang membutuhkan lebih dari 110 liter bensin per bulan, dan penyesuaian ini disebabkan oleh situasi saat ini. Ia menambahkan bahwa pengemudi lain masih dapat membeli hingga 60 liter seharga 15.000 rial per liter dan 50 liter lainnya seharga 30.000 rial per liter.
