Ada semacam pemberontakan sunyi yang sedang terjadi di kalangan anak muda — mereka sedang memisahkan gadget mereka. Tidak lagi membiarkan bank Anda memberi notifikasi ke kamera tentang saldo minus. Tidak lagi membiarkan mantan mengirim pesan lewat jam alarm Anda.

Anehnya, ini terasa romantis. Seperti kembali ke masa ketika sesuatu punya satu tugas dan melakukannya dengan baik. Jam alarm Anda membangunkan Anda. Kamera Anda mengambil foto. Bank Anda tetap di aplikasi perbankan, tempatnya semestinya.

Saya melihat perubahan ini secara langsung pada anggota keluarga yang lebih muda. Mereka lelah dengan segala hal yang terhubung ke segala hal lainnya. Setiap perangkat ingin menjadi asisten pribadi Anda, pusat sosial Anda, metode pembayaran Anda, pelatih hidup Anda.

Janji serba bisa seharusnya menyederhanakan segalanya. Nyatanya, itu hanya memberi kita neraka notifikasi dan pelanggaran batas yang aneh. Kenapa pelacak kebugaran saya perlu tahu saldo bank saya? Kenapa TV saya perlu informasi pembayaran saya?

Tapi, pemisahan ini bukan cuma soal gadget. Ini soal kendali. Tentang memilih apa yang berbicara dengan apa. Tentang tidak membiarkan algoritme memutuskan bahwa notifikasi saldo minus Anda cukup mendesak untuk mengganggu fotografi Anda.

Kita menghabiskan bertahun-tahun menggabungkan semuanya demi "kenyamanan." Sekarang orang-orang sadar bahwa kenyamanan datang dengan harga — terutama perhatian Anda, data Anda, dan kewarasan Anda.

Bandul kembali berayun. Selalu begitu.