Mengapa akun perdagangan XRP berkurang 40%, tetapi volume perdagangan justru naik 79%?
Ada data yang sangat tidak biasa di XRP Ledger.
Dalam setahun terakhir, jumlah akun yang berpartisipasi dalam perdagangan order book setiap hari turun dari 1864 menjadi 1111, berkurang sekitar 40%.
Namun, pada periode yang sama, rata-rata volume perdagangan harian order book justru naik dari sekitar 1,99 juta XRP menjadi 3,57 juta XRP:
naik 79% secara tahunan.
Lebih sedikit orang, tetapi uang justru bergerak lebih banyak.
Kalau dibedah satu angka lagi, trennya makin jelas.
Rata-rata XRP yang diperdagangkan setiap hari oleh tiap akun aktif naik dari 1072 koin menjadi 3217 koin, hampir 3 kali lipat dari sebelumnya.
Ini menunjukkan bahwa struktur perdagangan XRPL sedang berubah:
partisipan kecil berkurang, sementara akun yang tersisa memasang order yang jauh lebih besar.
Tetapi dari sini tidak bisa langsung disimpulkan bahwa “institusi sudah masuk sepenuhnya”.
Laporan Evernorth tidak memberi tahu kita siapa sebenarnya akun-akun besar itu.
Mereka bisa saja institusi, market maker, tim trading profesional, atau strategi otomatis.
Yang benar-benar membuat cerita “institusionalisasi” ini lebih masuk akal adalah dua angka lain.
Rata-rata saldo RLUSD di XRPL sudah mencapai sekitar 539 juta dolar AS, naik sekitar 642% secara tahunan;
nilai aset yang disimpan di jaringan secara rata-rata per kuartal mencapai sekitar 4,26 miliar dolar AS, tertinggi dalam beberapa kuartal terakhir.
Jadi, perubahan kali ini lebih tepat dipahami sebagai:
XRPL tidak menjadi lebih ramai, tetapi sedang menjadi lebih “bernilai besar”.
Bagi pemegang XRP, ini sekaligus kabar baik dan risiko.
Skenario A: dana profesional terus bertambah
Jika RLUSD, RWA, ETF, dan infrastruktur perdagangan institusional terus berkembang, maka “akun perdagangan berkurang, ukuran transaksi membesar” bisa berarti XRPL perlahan berubah dari jaringan ritel menjadi infrastruktur keuangan.
Pertumbuhan seperti ini memang tidak ramai, tetapi kualitas nilainya bisa lebih tinggi.
Skenario B: perdagangan hanya makin terkonsentrasi
Jika volume perdagangan terutama disumbang oleh sedikit market maker dan whale, sementara pengguna nyata terus berkurang, maka kenaikan 79% itu tidak seindah yang terlihat.
Semakin likuiditas terkonsentrasi di tangan sedikit akun, semakin cepat volume bisa lenyap jika dana itu keluar.
Jadi, hal yang paling layak diperhatikan dari data ini bukan:
“Volume perdagangan XRP melonjak 79%.”
Melainkan:
Mengapa semakin sedikit orang yang memperdagangkan XRP dalam jumlah yang semakin besar?
Jika pada akhirnya jawabannya adalah dana institusional, maka logika valuasi XRPL akan berubah.
Jika hanya segelintir whale yang membesarkan volume, itu cerita yang berbeda.#xrp