Pertempuran yang diperbarui antara AS-Iran dan ketidakpastian atas pengiriman melalui Selat Hormuz menekan pasar energi global, sementara ancaman ranjau masih menghalangi sebagian lalu lintas, menurut Bloomberg.

Serangan Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia juga memperburuk ketatnya pasokan diesel, dan Reporter Produk Minyak Bloomberg News Will Kubzansky menggambarkan situasi itu sebagai krisis distilat menjelang musim puncak permintaan.