Para legislator Poland gagal membatalkan veto presiden atas undang-undang mata uang kripto pada hari Jumat, sehingga kejelasan regulasi tetap menggantung di tengah investigasi paralel terhadap bursa Zondacrypto yang semakin intensif. Majelis rendah tidak mencapai mayoritas tiga perlima yang diperlukan untuk membatalkan penolakan Presiden Andrzej Duda terhadap rancangan undang-undang tersebut, yang bertujuan menerapkan aturan MiCA Uni Eropa secara domestik dan menetapkan persyaratan lisensi bagi penyedia layanan aset virtual.
Kemunduran legislatif ini bertepatan dengan meningkatnya pengawasan terhadap Zondacrypto, salah satu platform perdagangan terbesar di Eropa Tengah. Jaksa Polandia telah memperluas penyelidikan mereka atas dugaan pencucian uang dan operasi tanpa lisensi, sementara entitas operasi bursa di Estonia, Zonda Global OÜ, telah memasuki proses kebangkrutan. Otoritas telah menyita aset dan membatasi akses ke layanan tertentu, yang berdampak pada ribuan pengguna di seluruh kawasan.
Pelaku pasar memantau perkembangan dengan saksama. Kekosongan regulasi menimbulkan ketidakpastian untuk aktivitas perdagangan $BTC dan $ETH di Polandia, yang termasuk negara-negara Eropa teratas untuk adopsi kripto berdasarkan volume transaksi. Data on-chain menunjukkan alamat yang terkait dengan Polandia telah mengurangi arus masuk ke bursa sekitar 18% selama sebulan terakhir, yang mengindikasikan sikap yang lebih hati-hati menjelang potensi perubahan kebijakan.
Kasus Zondacrypto menegaskan tantangan kepatuhan yang lebih luas bagi bursa yang beroperasi di banyak yurisdiksi UE sebelum penerapan penuh MiCA pada Desember 2024. Kelompok industri memperingatkan bahwa penegakan yang terfragmentasi dapat mendorong aktivitas ke tempat yang kurang teregulasi, sementara pembuat kebijakan berpendapat bahwa pengawasan yang lebih kuat melindungi konsumen.
Sumber: Cointelegraph
#Regulation #Crypto #Binance
Ringkasan berita ini disusun dengan bantuan AI; ini bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR).