$APR Dalam 15 menit ini langsung naik lebih dari 2 poin, daya/volume terdongkrak sampai 3,9x, dan penutupan bahkan masih menembus batas atas range pada 20 batang candle 5 menit—ini benar-benar pola terobosan yang khas. OI juga ikut naik, perubahan nilai nosional pada nama kontrak naik 2,7%+; dengan pola seperti ini, terlihat seperti bull baru yang masuk dengan uang beneran, bukan kenaikan semu karena short covering.
Tapi jangan cuma kebawa euforia kenaikan. Selisih transaksi aktif masih negatif (-9,4%); antrian beli sebenarnya tidak terlalu kukuh, lebih mirip ditarik dulu sambil ada yang menyambut, sementara order pasif yang mendorong turun juga tidak sedikit. Di seluruh kolam, persentil/kuantil abnormal berada di peringkat #31, dan perubahan nosionalnya juga masuk 22 besar. Saham/kontrak ini memang agak mencolok, tapi kalau mau mengejar di jangka pendek, nilai kelayakannya harus dihitung matang.
Malam ini pantau apakah bisa bertahan di atas level terobosan. Kalau bisa bertahan barulah ada peluang; kalau tembus lalu balik lagi, itu bisa jadi jebakan untuk cuci posisi. Kontrak seperti $APR dengan kenaikan volume dan harga yang bersamaan, biasanya emosi datang cepat lalu cepat juga reda—jangan sampai jadi “pembeli terakhir” yang jadi korban.
Tapi jangan cuma kebawa euforia kenaikan. Selisih transaksi aktif masih negatif (-9,4%); antrian beli sebenarnya tidak terlalu kukuh, lebih mirip ditarik dulu sambil ada yang menyambut, sementara order pasif yang mendorong turun juga tidak sedikit. Di seluruh kolam, persentil/kuantil abnormal berada di peringkat #31, dan perubahan nosionalnya juga masuk 22 besar. Saham/kontrak ini memang agak mencolok, tapi kalau mau mengejar di jangka pendek, nilai kelayakannya harus dihitung matang.
Malam ini pantau apakah bisa bertahan di atas level terobosan. Kalau bisa bertahan barulah ada peluang; kalau tembus lalu balik lagi, itu bisa jadi jebakan untuk cuci posisi. Kontrak seperti $APR dengan kenaikan volume dan harga yang bersamaan, biasanya emosi datang cepat lalu cepat juga reda—jangan sampai jadi “pembeli terakhir” yang jadi korban.