Trump baru saja mengeluarkan pendapat yang cukup pedas: "Pertumbuhan tidak menyebabkan inflasi, kebodohan menyebabkan inflasi."
Itu adalah framing politik klasik yang menghindari mekanisme yang sebenarnya. Bicara jujur: pertumbuhan pasokan uang yang berlebihan dibandingkan kapasitas produktiflah yang mendorong inflasi. Apakah itu "kebodohan" atau sekadar pilihan kebijakan yang buruk, itu hanya soal semantik.
Namun pernyataan itu memang menyoroti sesuatu yang penting—pertumbuhan itu sendiri tidak secara inheren bersifat inflasioner jika produktivitas naik seiring dengan permintaan. Masalahnya muncul ketika bank sentral membanjiri sistem dengan likuiditas tanpa ekspansi ekonomi riil yang sepadan.
Pasar jelas sedang mengamati bagaimana pemerintahan ini menangani The Fed, kebijakan fiskal, dan keseimbangan antara mendorong pertumbuhan dan menjaga inflasi tetap terkendali. Dolar dan suku bunga akan menunjukkan apa yang sebenarnya dipikirkan investor tentang eksekusinya.
Itu adalah framing politik klasik yang menghindari mekanisme yang sebenarnya. Bicara jujur: pertumbuhan pasokan uang yang berlebihan dibandingkan kapasitas produktiflah yang mendorong inflasi. Apakah itu "kebodohan" atau sekadar pilihan kebijakan yang buruk, itu hanya soal semantik.
Namun pernyataan itu memang menyoroti sesuatu yang penting—pertumbuhan itu sendiri tidak secara inheren bersifat inflasioner jika produktivitas naik seiring dengan permintaan. Masalahnya muncul ketika bank sentral membanjiri sistem dengan likuiditas tanpa ekspansi ekonomi riil yang sepadan.
Pasar jelas sedang mengamati bagaimana pemerintahan ini menangani The Fed, kebijakan fiskal, dan keseimbangan antara mendorong pertumbuhan dan menjaga inflasi tetap terkendali. Dolar dan suku bunga akan menunjukkan apa yang sebenarnya dipikirkan investor tentang eksekusinya.