OpenAI tadi malam membuat gebrakan besar, tapi juga bikin blunder besar.
GPT-6 Astra, yang disebut-sebut sebagai "model terkuat di dunia", dilatih dengan 100 ribu GPU, dan kemampuan keamanan sibernya untuk pertama kalinya mencapai level "kritis"—jenis yang bisa menemukan celah software sendiri. Pada tes ARC-AGI, skornya tembus 99,9%, nyaris sempurna. OpenAI langsung berseru, "Selamat datang di era AGI".
Harganya juga gila: input dikenai 10 dolar per satu juta token, output 50 dolar, 2,5 kali lipat dari generasi sebelumnya.
Hasilnya? Pada hari peluncuran, hanya segelintir institusi yang bisa memakainya, sementara pihak resmi berkata "pengguna Plus dan Pro akan dibuka bertahap dalam beberapa hari ke depan". Pengguna berbayar menunggu dari tadi malam sampai hari ini, tapi tidak dapat apa-apa. Sam Altman pun sampai minta maaf lewat X dini hari: peluncuran kali ini memang kacau, kami mengacaukannya, akan kami perbaiki, seharusnya bisa dipakai akhir pekan ini.
Ya, model paling mahal, terkuat, dan paling mendekati AGI dalam sejarah, tapi pengalaman di hari pertama adalah "sudah bayar tapi tetap tidak bisa masuk".
Ada satu detail lagi: Astra belajar "berpikir diam-diam", jadi tidak lagi menampilkan proses penalarannya kepada kamu—mulai sekarang kamu hanya bisa melihat jawabannya, bukan cara ia berpikir. Ini kemajuan atau kotak hitam?
Apakah kamu rela bayar segitu untuk memakai Astra?
#OpenAI $OPENAI