Kenapa terasa seperti pasar beruang belum selesai?

┈➤ pertama, coba kita bahas yang ringan dulu

Secara teori, setiap putaran pasar beruang harus menghasilkan semacam pelajaran. Pada siklus sebelumnya, pelajarannya adalah koin tiruan—ternyata ujung-ujungnya tetap memotong daging (mengorbankan) para investor ritel.

Sekarang lihat lagi: masih MEME. Narasi ini juga tidak berubah ya? Apa pada putaran kali ini sama sekali tidak ada yang dipelajari?

┈➤ berikutnya, satu sudut pandang yang lebih serius

Selain itu, ada sudut pandang yang lebih serius juga. Kita saat ini sedang berada pada fase tengah kampanye pemilihan—yang memicu gelombang pergerakan pasar.

Di AS, pemilihan ulang dua kamar parlemen terjadi: DPR dipilih ulang seluruhnya, dan Senat dipilih ulang satu pertiga. Artinya,

Namun, kementerian-kementerian seperti Departemen Keuangan, Departemen Tenaga Kerja, Departemen Perdagangan… 15 kementerian/instansi administrasi kabinet tersebut tidak berganti orang. Masih dipimpin oleh Trump.

Memang, bank sentral (The Fed), SEC, dan komisi-komisi lain pada prinsipnya independen. Tetapi sebagian besar pejabat kemungkinan tidak sampai harus mengambil kesempatan pada waktu seperti ini untuk “menyusun masalah” bagi Trump.

Mayoritas saat ini (Partai Republik) sedang berusaha menciptakan kemakmuran—agar bisa meninggalkan kesan baik terakhir bagi para pemilih—sehingga peluang untuk menang dalam pemilihan sela bisa meningkat.

Tapi kemakmuran seperti ini bersifat sementara, bukan kemakmuran ekonomi AS yang sesungguhnya.

Lagipula, aktivitas kampanye pemilihan sela mungkin baru saja dimulai:

Mungkin para kandidat baru sudah mulai bekerja. Namun sekarang, para anggota DPR harus kembali ke negara bagiannya pada akhir September untuk mulai menjalankan kerja-kerja pemilu.

Usulan percepatan pembelian surat utang jangka panjang yang sebelumnya diajukan oleh Departemen Keuangan pun baru akan dimulai pada 9 September.