RUU struktur pasar kripto AS (CLARITY Act) (H.R. 3633) baru-baru ini kembali menghadapi tekanan jadwal. Sejumlah media mengutip perubahan jadwal DPR yang menyebut pimpinan Partai Republik membatalkan agenda pemungutan suara untuk dua pekan pada 21 dan 28 September, dan DPR berencana reses sekitar 17 September hingga kembali melanjutkan pekerjaan legislatif rutin setelah pemilu sela 3 November.

Sementara itu, jadwal Senat AS menunjukkan bahwa pemungutan suara prosedural untuk “memulai debat” atas RUU tersebut (cloture) dijadwalkan pada 15 September pukul 2:15 siang waktu Timur AS, dan membutuhkan 60 suara untuk bisa masuk ke pembahasan resmi. Perlu ditekankan: ini bukan pemungutan suara pengesahan akhir; bahkan jika lolos, selanjutnya masih dapat melalui debat, amandemen, dan perlu diselaraskan dengan teks DPR.

Pada garis waktu, DPR sebelumnya telah mengesahkan RUU tersebut pada Juli 2025; Komite Perbankan Senat pada Mei 2026 juga pernah mendorong teks terkait. Kini DPR hanya memiliki jendela sidang yang sangat singkat setelah pemungutan suara prosedural di Senat, dan publik luas menyoroti sulitnya menyelaraskan teks final kedua kamar sebelum pemilu. Di pasar prediksi Polymarket, hingga sekitar 3 September, harga untuk “menjadi undang-undang pada 2026” turun ke kisaran sekitar 17%, yang hanya mencerminkan penetapan harga oleh para pedagang dan bukan hasil akhir.

Bagi industri, fokusnya tetap pada kapan kerangka regulasi menjadi jelas, bukan narasi harga jangka pendek. Hal-hal yang perlu terus dipantau: hasil cloture Senat pada 15 September, apakah kedua kamar masih memiliki ruang koordinasi, serta pengaturan masa sidang lame-duck setelah pemilihan tengah semester.

Ringkasan di atas disusun dari jadwal publik dan laporan media (termasuk penjelasan jadwal Senat, Crypto Economy / Inside Crypto, dll.), dan bukan merupakan saran investasi.

#加密监管 #CLARITY #美股 #币圈 #kepatuhan