Setelah 5 kali likuidasi, akhirnya saya memahami satu hal:
Orang yang menghasilkan uang di dunia kripto, bukanlah orang yang setiap hari memikirkan berapa banyak untung, melainkan orang yang setiap hari memikirkan bagaimana caranya agar tidak mati.
Dulu saya juga gila-gilaan mengejar kenaikan harga, all-in dengan posisi besar, merasa hanya perlu menangkap satu tren besar untuk mengubah hidup. Saldo akun yang sempat naik dari lebih dari 60 ribu U ke puncak, lalu jatuh hingga tersisa kurang dari 1000 U. Saat itu kesalahan terbesar saya adalah menganggap keberuntungan sebagai kemampuan, dan pasar yang bagus sebagai bukti bahwa saya hebat. Saat untung, saya berkhayal meraih profit yang lebih besar; saat rugi, saya berkhayal pasti akan rebound. Pada akhirnya saya sadar, pasar tidak pernah memberi hadiah hanya karena Anda bertahan. Pasar hanya memberi imbalan kepada orang yang punya aturan.
Setelah itu saya membangun kembali kebiasaan trading saya:
Pertama, hitung risiko sebelum trading.
Sebelum membuka setiap posisi, tentukan dulu berapa maksimal kerugian, bukan berapa besar keuntungan yang dibayangkan.
Stop loss bukan berarti menyerah, melainkan melindungi kesempatan berikutnya.
Kedua, tahu kapan mengambil keuntungan.
Jangan selamanya berpikir untuk menangkap puncak tertinggi. Keuntungan yang benar-benar milik Anda adalah uang yang sudah aman keluar dari pasar. Banyak orang dalam setahun bisa untung 10 kali lipat, tetapi beberapa tahun kemudian tetap kembali ke titik awal. Karena menghasilkan uang cepat itu mudah, tetapi mempertahankan uang itu jauh lebih sulit.
Tujuan akhir trading bukan untuk membuktikan seberapa hebat diri sendiri, juga bukan untuk menangkap berapa banyak lonjakan harga. Melainkan tetap tenang di tengah setiap fluktuasi, sehingga akun bisa terus naik dalam jangka panjang. Belajarlah untuk tetap hidup dulu, baru bicara soal pertumbuhan kekayaan.#众议院促参议院推进CLARITY法案 $SNDK
Orang yang menghasilkan uang di dunia kripto, bukanlah orang yang setiap hari memikirkan berapa banyak untung, melainkan orang yang setiap hari memikirkan bagaimana caranya agar tidak mati.
Dulu saya juga gila-gilaan mengejar kenaikan harga, all-in dengan posisi besar, merasa hanya perlu menangkap satu tren besar untuk mengubah hidup. Saldo akun yang sempat naik dari lebih dari 60 ribu U ke puncak, lalu jatuh hingga tersisa kurang dari 1000 U. Saat itu kesalahan terbesar saya adalah menganggap keberuntungan sebagai kemampuan, dan pasar yang bagus sebagai bukti bahwa saya hebat. Saat untung, saya berkhayal meraih profit yang lebih besar; saat rugi, saya berkhayal pasti akan rebound. Pada akhirnya saya sadar, pasar tidak pernah memberi hadiah hanya karena Anda bertahan. Pasar hanya memberi imbalan kepada orang yang punya aturan.
Setelah itu saya membangun kembali kebiasaan trading saya:
Pertama, hitung risiko sebelum trading.
Sebelum membuka setiap posisi, tentukan dulu berapa maksimal kerugian, bukan berapa besar keuntungan yang dibayangkan.
Stop loss bukan berarti menyerah, melainkan melindungi kesempatan berikutnya.
Kedua, tahu kapan mengambil keuntungan.
Jangan selamanya berpikir untuk menangkap puncak tertinggi. Keuntungan yang benar-benar milik Anda adalah uang yang sudah aman keluar dari pasar. Banyak orang dalam setahun bisa untung 10 kali lipat, tetapi beberapa tahun kemudian tetap kembali ke titik awal. Karena menghasilkan uang cepat itu mudah, tetapi mempertahankan uang itu jauh lebih sulit.
Tujuan akhir trading bukan untuk membuktikan seberapa hebat diri sendiri, juga bukan untuk menangkap berapa banyak lonjakan harga. Melainkan tetap tenang di tengah setiap fluktuasi, sehingga akun bisa terus naik dalam jangka panjang. Belajarlah untuk tetap hidup dulu, baru bicara soal pertumbuhan kekayaan.#众议院促参议院推进CLARITY法案 $SNDK
