Banyak orang setelah trading koin dan menghasilkan jutaan, reaksi pertama mereka bukan senang, melainkan mulai panik.
“Uang sebanyak ini, jangan-jangan akan ada masalah?”
“Kalau-kalau diperiksa dan dianggap sebagai aset dalam jumlah besar dengan sumber yang tidak jelas, bagaimana?”
Sebenarnya tidak perlu menakut-nakuti diri sendiri.
Hal yang benar-benar mudah menimbulkan masalah, sering kali bukan seberapa banyak uang yang kamu hasilkan, melainkan proses penarikan dana di belakangnya.
Saat USDT masih mengendap di akun, itu berbeda dengan benar-benar menukarnya menjadi rupiah dan masuk ke rekening bank. Banyak orang melakukan trading dengan cukup bagus di awal, tapi akhirnya jatuh di bagian penarikan dana.
Dua jebakan yang paling umum:
satu, setelah mendapat untung terlalu terburu-buru, sampai ingin mencairkan semua beberapa juta dalam satu hari; yang lain, demi mengejar kemudahan, asal mencari saluran penarikan, hasilnya sumber dananya tidak bersih, dan pada akhirnya justru menyeret diri sendiri.
Jadi, semakin banyak uangnya, semakin tidak boleh terburu-buru.
Catatan transaksi sehari-hari harus disimpan dengan baik: catatan deposit, tangkapan layar jual-beli, alur dana, proses transaksi, sebisa mungkin disimpan lengkap. Terutama untuk penarikan dana dalam jumlah besar, harus lebih jelas lagi menelusuri sumber dana dan rantai transaksinya. Jangan demi menghemat sedikit waktu, malah menanam ranjau untuk diri sendiri.
Saya selalu merasa, orang paling hebat di dunia kripto bukanlah yang selalu bisa menghasilkan paling banyak di setiap putaran pasar, melainkan yang setelah menghasilkan uang masih bisa menyimpannya dengan aman. Saat pasar datang, menghasilkan uang bergantung pada wawasan; setelah uang di tangan, yang diandalkan adalah disiplin. Angka di akun hanyalah profit; yang benar-benar masuk kantong dan bisa dipakai dengan tenang, barulah disebut kekayaan.@星哥带单 $CHIP
“Uang sebanyak ini, jangan-jangan akan ada masalah?”
“Kalau-kalau diperiksa dan dianggap sebagai aset dalam jumlah besar dengan sumber yang tidak jelas, bagaimana?”
Sebenarnya tidak perlu menakut-nakuti diri sendiri.
Hal yang benar-benar mudah menimbulkan masalah, sering kali bukan seberapa banyak uang yang kamu hasilkan, melainkan proses penarikan dana di belakangnya.
Saat USDT masih mengendap di akun, itu berbeda dengan benar-benar menukarnya menjadi rupiah dan masuk ke rekening bank. Banyak orang melakukan trading dengan cukup bagus di awal, tapi akhirnya jatuh di bagian penarikan dana.
Dua jebakan yang paling umum:
satu, setelah mendapat untung terlalu terburu-buru, sampai ingin mencairkan semua beberapa juta dalam satu hari; yang lain, demi mengejar kemudahan, asal mencari saluran penarikan, hasilnya sumber dananya tidak bersih, dan pada akhirnya justru menyeret diri sendiri.
Jadi, semakin banyak uangnya, semakin tidak boleh terburu-buru.
Catatan transaksi sehari-hari harus disimpan dengan baik: catatan deposit, tangkapan layar jual-beli, alur dana, proses transaksi, sebisa mungkin disimpan lengkap. Terutama untuk penarikan dana dalam jumlah besar, harus lebih jelas lagi menelusuri sumber dana dan rantai transaksinya. Jangan demi menghemat sedikit waktu, malah menanam ranjau untuk diri sendiri.
Saya selalu merasa, orang paling hebat di dunia kripto bukanlah yang selalu bisa menghasilkan paling banyak di setiap putaran pasar, melainkan yang setelah menghasilkan uang masih bisa menyimpannya dengan aman. Saat pasar datang, menghasilkan uang bergantung pada wawasan; setelah uang di tangan, yang diandalkan adalah disiplin. Angka di akun hanyalah profit; yang benar-benar masuk kantong dan bisa dipakai dengan tenang, barulah disebut kekayaan.@星哥带单 $CHIP
