Kemarin Google dan Meta merilis model baru hampir bersamaan, dan lembaga penilai melaporkan selisih skor tes hingga lebih dari 200 poin. Dari luar terlihat seperti “pembersihan massal”. Tapi lingkaran AI selama dua tahun terakhir sudah paham cara mengakali peringkat: pertama-tama menguji diam-diam puluhan versi internal, memilih yang skornya paling tinggi, lalu mengunggahnya ke papan peringkat. Operasi ini dibongkar terang-terangan di artikel tahun 2025 berjudul 《排行榜幻觉》 (“Ilusi Peringkat”). Kedengarannya familiar? Di kripto, permainan pada TVL, TPS, dan daftar pengguna aktif (daily active) juga memakai trik yang sama: begitu metrik diubah menjadi KPI, langsung ada orang yang mulai melakukan “刷榜” (mengakali peringkat). Yang benar-benar menentukan siapa yang bisa bertahan, dari dulu sampai sekarang, tidak pernah skor lari saat acara peluncuran, melainkan apakah tiga bulan setelahnya masih benar-benar ada yang memakainya. Baik AI maupun proyek di blockchain, jangan cuma lihat peringkat—lihat retensi (retention). $BTC $ETH #Crypto #AI #Web3