$PEPE sering dianggap sebagai perdagangan meme murni. Tapi ada detail yang lebih penting yang bersembunyi di balik tokenomics: pada dasarnya tidak ada dilusi yang tersisa untuk mengejutkan pasar.
Per 4 September 2026, PEPE diperdagangkan sekitar $0.00000378 dengan kapitalisasi pasar mendekati $1.59B dan sekitar $306M dalam volume 24 jam. Harga ini masih sekitar 86.5% di bawah ATH 9 Desember 2024 sebesar $0.00002803.
Penurunan itu membuat grafik terlihat seperti rusak.
Namun struktur supply-nya sangat berbeda dibanding banyak memecoin yang lebih baru.
PEPE diluncurkan pada April 2023 dengan total supply 420.69 triliun token. Hari ini, CoinGecko melaporkan hampir seluruh supply 420.69T sebagai beredar (circulating), sementara Etherscan menunjukkan supply maksimum yang sama ~420.69T di chain. Dengan kata lain, tidak ada beban “future-unlock” yang konvensional yang menunggu untuk membanjiri pasar.
Itu mengubah pertanyaannya.
Untuk token yang hampir seluruh supply-nya sudah beredar, pergerakan valuasi besar berikutnya harus datang terutama dari perubahan permintaan dan likuiditas—bukan dari investor yang menunggu jadwal unlock selesai.
Dan di sinilah PEPE menjadi lebih menarik—sekaligus lebih sulit untuk dinilai.
Kontraknya tidak dapat diubah (immutable), tidak ada pajak transaksi, dan identitas yang dinyatakan sengaja dibuat sederhana: aset meme, bukan protokol yang menjanjikan arus kas atau kegunaan teknologis.
Jadi, pasar mungkin memandang PEPE sebagai token “murah” setelah jatuh lebih dari 86%.
Data menunjukkan cara pandang yang berbeda:
PEPE tidak menjadi murah karena harga tokennya turun. Ia menjadi menarik hanya jika permintaan meme bisa berkembang melawan basis supply yang sebagian besar sudah tetap.
Pertanyaan sebenarnya bukan apakah PEPE bisa meninjau kembali ATH-nya.
Melainkan apakah gelombang permintaan berikutnya akan cukup besar untuk membenarkan nilai jaringan sekitar ~$1.6B sejak awal
Per 4 September 2026, PEPE diperdagangkan sekitar $0.00000378 dengan kapitalisasi pasar mendekati $1.59B dan sekitar $306M dalam volume 24 jam. Harga ini masih sekitar 86.5% di bawah ATH 9 Desember 2024 sebesar $0.00002803.
Penurunan itu membuat grafik terlihat seperti rusak.
Namun struktur supply-nya sangat berbeda dibanding banyak memecoin yang lebih baru.
PEPE diluncurkan pada April 2023 dengan total supply 420.69 triliun token. Hari ini, CoinGecko melaporkan hampir seluruh supply 420.69T sebagai beredar (circulating), sementara Etherscan menunjukkan supply maksimum yang sama ~420.69T di chain. Dengan kata lain, tidak ada beban “future-unlock” yang konvensional yang menunggu untuk membanjiri pasar.
Itu mengubah pertanyaannya.
Untuk token yang hampir seluruh supply-nya sudah beredar, pergerakan valuasi besar berikutnya harus datang terutama dari perubahan permintaan dan likuiditas—bukan dari investor yang menunggu jadwal unlock selesai.
Dan di sinilah PEPE menjadi lebih menarik—sekaligus lebih sulit untuk dinilai.
Kontraknya tidak dapat diubah (immutable), tidak ada pajak transaksi, dan identitas yang dinyatakan sengaja dibuat sederhana: aset meme, bukan protokol yang menjanjikan arus kas atau kegunaan teknologis.
Jadi, pasar mungkin memandang PEPE sebagai token “murah” setelah jatuh lebih dari 86%.
Data menunjukkan cara pandang yang berbeda:
PEPE tidak menjadi murah karena harga tokennya turun. Ia menjadi menarik hanya jika permintaan meme bisa berkembang melawan basis supply yang sebagian besar sudah tetap.
Pertanyaan sebenarnya bukan apakah PEPE bisa meninjau kembali ATH-nya.
Melainkan apakah gelombang permintaan berikutnya akan cukup besar untuk membenarkan nilai jaringan sekitar ~$1.6B sejak awal