Mematahkan kebiasaan AS selama satu abad: potret presiden yang masih menjabat tampil pada mata uang resmi AS, memicu kontroversi hukum. Aturan tradisional menyatakan hanya tokoh yang sudah wafat yang boleh muncul di mata uang AS; kali ini, menggunakan pengecualian melalui RUU khusus memperingati 250 tahun berdirinya negara. Opini publik di dalam negeri AS terbelah.