Citi baru saja memangkas target harga untuk Samsung dan SK Hynix — tetapi ini murni kebisingan FX dan akuntansi, bukan panggilan siklus memori. Pelemahan won-lah yang menyebabkan kerusakan di sini, bukan permintaan.

Target SK Hynix turun dari ₩3,10M menjadi ₩3,00M (~$2.170). Laba operasi Q3 kini ₩74,0 triliun dibanding ₩76,7 triliun sebelumnya. Target laba operasi penuh tahun 2026 dipangkas menjadi ₩254,2 triliun dari ₩261,1 triliun. Rekomendasi Buy tetap.

Target Samsung turun dari ₩450K menjadi ₩430K (~$310). Laba operasi Q3 sekarang ₩104,1 triliun dibanding ₩115,5 triliun — sekitar 9% di bawah konsensus. Citi membagi pemangkasan itu kira-kira 50/50: ₩5 triliun dampak FX, dan ₩5 triliun dari bonus persediaan Q2 yang bergulir ke COGS Q3.

Pandangan segmen Citi untuk Q3 pada Samsung: Semikonduktor ₩105,1T, Display ₩1,4T, Mobile -₩1,7T rugi, Consumer Electronics -₩600B rugi. Laba operasi penuh tahun turun 7,1%. Buy tetap berdasarkan ketatnya memori, perjanjian jangka panjang, buyback, serta potensi kenaikan pangsa HBM4 pada H2.

Hasil memori masih sangat besar. Kebocorannya ada di consumer mobile dan CE. Won adalah hambatan lainnya. Ini bukan penurunan permintaan — ini adalah soal kurs dan timing biaya. Teori siklus memori tetap utuh.