Opsi saham AS di Binance sudah hadir. Reaksi pertama saya bukan “lagi-lagi ada satu produk trading lagi”, melainkan
Kotak alat trading multi-aset Binance, akhirnya melengkapi satu komponen kunci.
Dulu di bursa kripto, yang paling sering kita pakai biasanya spot dan perpetual:
Spot menyelesaikan “apa yang harus dipegang”; perpetual menyelesaikan “arah dan leverage”;
Opsi menyelesaikan “struktur odds dan batas risiko”. Ini bukan sekadar membuat Anda bisa menggunakan Call untuk bullish dan Put untuk bearish; yang benar-benar penting adalah, sebelum trading, Anda harus memikirkan arah, besaran, dan waktu secara bersamaan:
🔹 berapa harga strike
🔹 Kapan jatuh tempo
🔹 Seberapa besar bersedia membayar premi
🔹 Dalam skenario terburuk, rugi berapa
Dengan kata lain, spot dan perpetual terutama berfokus pada arah, sedangkan trading opsi adalah tentang arah + waktu + volatilitas.
Kali ini, Binance Stock Options mencakup lebih dari 1000 saham dan ETF yang terdaftar di AS, dan menggunakan penyelesaian secara fisik (physical settlement), bukan sekadar menyelesaikan selisih uang mengikuti harga saham.
Seluruh rantainya adalah:
🔹 Nest Trading Limited bertanggung jawab untuk pengenalan produk dan routing order
🔹 Alpaca Securities bertanggung jawab atas eksekusi, kliring, settlement, dan kustodi (penyimpanan)
🔹 Setelah memenuhi aturan dan menyelesaikan eksekusi, penyelesaian melibatkan saham dasar yang nyata, yang dititipkan oleh Alpaca atas nama pengguna
Jadi ini bukan cuma menambah “halaman harga saham AS”, melainkan menghubungkan rantai trading opsi yang relatif lengkap ke dalam akun Binance.
Saya khususnya mengapresiasi periode awal yang hanya dibuka:
Beli Call dan Beli Put.
Sementara ini tidak memungkinkan pengguna melakukan naked sell opsi, dan tidak menanggung risiko kompleks yang mungkin muncul dari pihak penjual.
Bagi pembeli opsi, kerugian terbesar terutama premi dan biaya terkait yang dibayar saat membuka posisi; batas risikonya relatif jelas sebelum memasang order.
Namun risikonya ada batasnya, tidak berarti risikonya rendah.
Kalau saham naik, Call tidak selalu untung;
Kalau saham turun, Put juga belum tentu menghasilkan uang.
Arah benar tapi waktunya tidak tepat, atau implied volatility turun, premi tetap bisa turun drastis, bahkan bisa menjadi nol.
Kenapa Binance sekarang menambahkan opsi?
Karena kebutuhan pengguna Crypto terhadap produk TradFi sudah bukan sekadar asumsi.
Pada Agustus 2026, volume transaksi perpetual TradFi Binance sekitar 43,34 miliar dolar AS, sekitar 15 kali lipat dari sekitar 2,95 miliar dolar AS pada Januari.
Di antaranya, perpetual yang terkait saham mencakup sekitar 342,9 miliar dolar AS, atau sekitar 79%; dibandingkan 410,9 juta dolar AS pada Januari, tumbuh lebih dari 800 kali.
Para pengguna ini sudah trading saham AS dan leverage, jadi secara alami mereka juga butuh alat lindung nilai (hedging) dan strategi yang lebih lengkap.
Jadi peluncuran opsi saham AS menutup persis celah tersebut.
Sekarang dalam satu akun di Binance, semuanya sudah mulai tersambung:
Crypto spot + saham & ETF + bStocks + perpetual TradFi + Stock Options.
Dulu, jika ingin trading crypto, membeli saham AS, melakukan perpetual, dan opsi, perlu membuka rekening di platform berbeda, mengisi dana, dan memindahkan dana.
Sekarang, dana di akun dana, akun spot, dan dana manajemen kas (termasuk yang memenuhi syarat) bisa langsung dipanggil, tanpa perlu membuat dompet opsi secara terpisah.
Biaya per kontrak opsi sebesar 0,6 dolar; saat ini hanya mendukung order limit; kontrak standar biasanya setara dengan 100 saham.
Tapi ada satu detail yang wajib diingat:
Jangan menganggap bahwa opsi yang berada dalam-the-money saat jatuh tempo pasti akan otomatis dieksekusi.
Sebelum jatuh tempo, jika tidak ada eksekusi aktif atau posisi ditutup dengan sukses, sistem mungkin mencoba auto-close, tapi tidak menjamin eksekusi akan berhasil.
Untuk eksekusi Call, perlu menyiapkan:
Uang tunai = harga eksekusi × 100 × jumlah kontrak.
Put dengan hak eksekusi biasanya perlu memiliki saham dasar yang cukup untuk penyelesaian (delivery).
Jika dana atau saham tidak cukup, bahkan jika kontraknya berada dalam-the-money, eksekusi bisa ditolak atau pada akhirnya kontraknya tetap kedaluwarsa.
Jadi opsi adalah alat profesional, bukan sekadar nama baru untuk lotre.
Selesaikan dulu uji kesesuaian (appropriateness), lalu perhatikan jam perdagangan, tanggal jatuh tempo, batas waktu eksekusi, dan aturan penyelesaian (delivery).
Dari arah produk, kali ini Binance tidak sekadar memperluas kategori.
Ini sedang meng-upgrade akun trading yang biasa dipakai pengguna Crypto menjadi meja kerja trading multi-aset yang lengkap.
Spot menampung posisi, perpetual memberi leverage, opsi memberi struktur.
Kenapa harus berlari kesana-kemari?
Apa pun itu, di satu akun Binance, alatnya makin lengkap.


