🔥CFTC Menghajar CME: Kamu juga bisa masuk kontrak futures abadi, ngapain gugat!
#CFTC请求驳回CME永续合约诉讼
2 September, CFTC secara resmi mengajukan permohonan kepada pengadilan, meminta penolakan gugatan yang diajukan oleh grup CME terkait persetujuannya terhadap Kalshi untuk meluncurkan kontrak futures abadi bitcoin. Pilihan kata CFTC cukup blak-blakan: “Gugatan ini cuma mengada-ada.”
Perselisihan dalam perkara ini tentang apa?
CME menggugat CFTC mulai 18 Juni, menuduh bahwa CFTC melanggar Undang-Undang Dodd-Frank saat menyetujui kontrak futures abadi Kalshi. Sengketa utamanya terletak pada: kontrak futures abadi itu sebenarnya “futures” atau “swap”? Jika diklasifikasikan sebagai “swap”, maka akan berlaku kerangka regulasi yang berbeda, yang dapat memengaruhi posisi pasar CME.
Alasan CFTC untuk menolak cukup langsung:
① CME sendiri juga bisa ikut, kerugian justru dibuat sendiri. Semua bursa perdagangan yang terdaftar di CFTC juga dapat mencantumkan kontrak futures abadi untuk aset digital. CME sepenuhnya bisa meluncurkan produk yang sama, tetapi memilih tidak melakukannya. CFTC menegaskan: CME tidak menunjukkan adanya batasan apa pun yang membuatnya tidak bisa menyediakan produk serupa.
② Tidak ada bukti kerugian persaingan yang nyata. Setelah surat persetujuan dikeluarkan, volume perdagangan futures kripto milik CME justru naik. Selain itu, produk kontrak futures abadi Kalshi tetap dapat terus diperdagangkan meskipun diklasifikasikan ulang.
③ CME sendiri pernah mengatakan pelanggan tidak menginginkan kontrak futures abadi. CFTC juga mengungkap kembali catatan bahwa CME pernah menyatakan secara terbuka bahwa pelanggannya tidak meminta produk kontrak futures abadi—kalau pelanggan tidak menginginkannya, bagaimana mungkin lawan bisnis yang meluncurkan produk itu bisa merugikanmu?
Dampak potensial bagi pasar:
Jika pengadilan mengabulkan permohonan penolakan dari CFTC, kontrak futures abadi bitcoin milik Kalshi akan terus diperlakukan sebagai “futures” dan tetap berada di bawah regulasi. Ini akan membuka jalan bagi peluncuran lebih banyak produk serupa dalam kerangka kepatuhan. CME perlu memberikan tanggapan sebelum 2 Oktober.
Ringkasnya: CFTC kali ini bertindak sangat tegas—langsung menyoroti bahwa CME juga bisa melakukannya, pelanggan pun tidak menginginkannya, dan volume transaksi masih meningkat; tiga pukulan itu langsung menargetkan: “kamu sebenarnya tidak terluka.” Jika gugatan ini kalah, CME bukan hanya akan kehilangan muka, tetapi juga bisa membuka pintu kepatuhan bagi para pesaing.
Teman-teman, kalian pikir CME kali ini bisa menang gugat?”
$BTC
$ETH
#CFTC请求驳回CME永续合约诉讼
2 September, CFTC secara resmi mengajukan permohonan kepada pengadilan, meminta penolakan gugatan yang diajukan oleh grup CME terkait persetujuannya terhadap Kalshi untuk meluncurkan kontrak futures abadi bitcoin. Pilihan kata CFTC cukup blak-blakan: “Gugatan ini cuma mengada-ada.”
Perselisihan dalam perkara ini tentang apa?
CME menggugat CFTC mulai 18 Juni, menuduh bahwa CFTC melanggar Undang-Undang Dodd-Frank saat menyetujui kontrak futures abadi Kalshi. Sengketa utamanya terletak pada: kontrak futures abadi itu sebenarnya “futures” atau “swap”? Jika diklasifikasikan sebagai “swap”, maka akan berlaku kerangka regulasi yang berbeda, yang dapat memengaruhi posisi pasar CME.
Alasan CFTC untuk menolak cukup langsung:
① CME sendiri juga bisa ikut, kerugian justru dibuat sendiri. Semua bursa perdagangan yang terdaftar di CFTC juga dapat mencantumkan kontrak futures abadi untuk aset digital. CME sepenuhnya bisa meluncurkan produk yang sama, tetapi memilih tidak melakukannya. CFTC menegaskan: CME tidak menunjukkan adanya batasan apa pun yang membuatnya tidak bisa menyediakan produk serupa.
② Tidak ada bukti kerugian persaingan yang nyata. Setelah surat persetujuan dikeluarkan, volume perdagangan futures kripto milik CME justru naik. Selain itu, produk kontrak futures abadi Kalshi tetap dapat terus diperdagangkan meskipun diklasifikasikan ulang.
③ CME sendiri pernah mengatakan pelanggan tidak menginginkan kontrak futures abadi. CFTC juga mengungkap kembali catatan bahwa CME pernah menyatakan secara terbuka bahwa pelanggannya tidak meminta produk kontrak futures abadi—kalau pelanggan tidak menginginkannya, bagaimana mungkin lawan bisnis yang meluncurkan produk itu bisa merugikanmu?
Dampak potensial bagi pasar:
Jika pengadilan mengabulkan permohonan penolakan dari CFTC, kontrak futures abadi bitcoin milik Kalshi akan terus diperlakukan sebagai “futures” dan tetap berada di bawah regulasi. Ini akan membuka jalan bagi peluncuran lebih banyak produk serupa dalam kerangka kepatuhan. CME perlu memberikan tanggapan sebelum 2 Oktober.
Ringkasnya: CFTC kali ini bertindak sangat tegas—langsung menyoroti bahwa CME juga bisa melakukannya, pelanggan pun tidak menginginkannya, dan volume transaksi masih meningkat; tiga pukulan itu langsung menargetkan: “kamu sebenarnya tidak terluka.” Jika gugatan ini kalah, CME bukan hanya akan kehilangan muka, tetapi juga bisa membuka pintu kepatuhan bagi para pesaing.
Teman-teman, kalian pikir CME kali ini bisa menang gugat?”
$BTC
$ETH