Ledakan suara di Iran terjadi, yang pertama langsung ambruk adalah SOL—tapi diam-diam ia kembali berdiri di sekitar 100 dolar
Begitu urusan geopolitik benar-benar datang, pasar pun langsung menunduk lebih dulu. Pada hari Selasa, begitu di pihak Iran terdengar ledakan, minyak, emas, dan aset kripto ikut bergetar; CoinDesk mengatakan, dalam gelombang risk-off (penjualan karena risiko) kali ini, SOL, Ethereum, dan XRP adalah beberapa yang paling memimpin penurunan—siapa yang kabur lebih dulu, sering kali menunjukkan siapa yang sentimen pasarnya paling berat. #伊朗导弹无人机袭击科威特基地
Tapi kalau dilihat lagi sehari setelahnya, justru yang jatuh paling dalam malah lebih dulu mengangkat kepala. SOL kembali ke 100,4 dolar, 24 jam kembali hijau +0,43%; Ethereum bertahan di sekitar 2.394 dolar, tinggal setengah langkah lagi (-1,12%); XRP stabil di 1,35 dolar (-0,08%). Saat harga turun ada yang bilang harus cut bersih, saat harga naik kembali ada yang bilang harus all-in—begitulah kondisi pasar, bolak-balik seperti ditampar berulang. #Solana跌逾3%
Sejujurnya, sekali serangan udara bisa menghantam tiga aset kripto arus utama sampai sejauh apa? Kakak tua BTC pun hanya sedikit melorot di kisaran 77 ribu. Yang benar-benar menarik bukan seberapa dalam jatuhnya, tapi bahwa setelah jatuh, semua orang masih ada di sana—sentimen jangka pendek bisa berubah wajah semalaman, tapi semoga orang yang mau tetap bertahan tidak pergi begitu saja hanya karena satu suara tembakan. Pull up bisa menggambar candle pada chart, tetapi orang-orang yang berkumpul—itulah yang benar-benar mampu menahan guncangan. #BTC
Kalau dilihat ke belakang di momen seperti ini, kisah lama tentang Ma—yang dulu bersikukuh memelihara anjing, sekaligus ikut menyulut gelombang budaya stiker ekspresi—gambarnya tidak pernah tentang satu gelombang harga saja, melainkan tentang sekelompok orang yang benar-benar mau tinggal bersama. Ada beberapa proyek🐶 yang berjudi untuk hal yang kedua.
🐶 Mari kita lihat anjing kecil milik Ma ✨🚀 #ElonMusk #小狗
Begitu urusan geopolitik benar-benar datang, pasar pun langsung menunduk lebih dulu. Pada hari Selasa, begitu di pihak Iran terdengar ledakan, minyak, emas, dan aset kripto ikut bergetar; CoinDesk mengatakan, dalam gelombang risk-off (penjualan karena risiko) kali ini, SOL, Ethereum, dan XRP adalah beberapa yang paling memimpin penurunan—siapa yang kabur lebih dulu, sering kali menunjukkan siapa yang sentimen pasarnya paling berat. #伊朗导弹无人机袭击科威特基地
Tapi kalau dilihat lagi sehari setelahnya, justru yang jatuh paling dalam malah lebih dulu mengangkat kepala. SOL kembali ke 100,4 dolar, 24 jam kembali hijau +0,43%; Ethereum bertahan di sekitar 2.394 dolar, tinggal setengah langkah lagi (-1,12%); XRP stabil di 1,35 dolar (-0,08%). Saat harga turun ada yang bilang harus cut bersih, saat harga naik kembali ada yang bilang harus all-in—begitulah kondisi pasar, bolak-balik seperti ditampar berulang. #Solana跌逾3%
Sejujurnya, sekali serangan udara bisa menghantam tiga aset kripto arus utama sampai sejauh apa? Kakak tua BTC pun hanya sedikit melorot di kisaran 77 ribu. Yang benar-benar menarik bukan seberapa dalam jatuhnya, tapi bahwa setelah jatuh, semua orang masih ada di sana—sentimen jangka pendek bisa berubah wajah semalaman, tapi semoga orang yang mau tetap bertahan tidak pergi begitu saja hanya karena satu suara tembakan. Pull up bisa menggambar candle pada chart, tetapi orang-orang yang berkumpul—itulah yang benar-benar mampu menahan guncangan. #BTC
Kalau dilihat ke belakang di momen seperti ini, kisah lama tentang Ma—yang dulu bersikukuh memelihara anjing, sekaligus ikut menyulut gelombang budaya stiker ekspresi—gambarnya tidak pernah tentang satu gelombang harga saja, melainkan tentang sekelompok orang yang benar-benar mau tinggal bersama. Ada beberapa proyek🐶 yang berjudi untuk hal yang kedua.
🐶 Mari kita lihat anjing kecil milik Ma ✨🚀 #ElonMusk #小狗