$TUT $ICX $ROBO Perdagangan global telah diubah menjadi "sistem pos pemeriksaan berbayar". Seperti bom tersembunyi inflasi, Iran mulai mengenakan biaya transit pada kapal yang melewati Selat Hormuz; Trump bahkan lebih ekstrem, pada Juli mengatakan: Amerika akan menjadi "penjaga Selat Hormuz", dan akan mengenakan biaya kompensasi sebesar 20% dari muatan kargo. Satu memungut biaya jalan, satu memungut biaya perlindungan.
20% minyak dan LNG dunia harus melewati titik sempit ini, dan sekarang berubah menjadi dua loket biaya milik dua negara besar.
Di balik ini ada tren yang menakutkan: konflik geopolitik აღარ bukan lagi "angsa hitam", melainkan "model bisnis berbayar". Biaya pengiriman laut, premi asuransi, dan biaya memutar rute menumpuk lapis demi lapis, dan pada akhirnya semuanya berubah menjadi harga barang.
Lihat datanya: margin keuntungan penyulingan diesel Eropa sudah mendekati rekor tertinggi, sinyal kelangkaan gas alam dan produk minyak sudah jelas, dan kemungkinan berlanjut hingga tahun depan. Harga minyak mentah tidak naik banyak, tetapi harga produk olahan melonjak gila-gilaan — pasar sedang memperhatikan harga di tempat yang salah.
Inflasi = tidak ada penurunan suku bunga = aset berisiko tertekan, ini sudah sangat jelas. Namun sebaliknya, ketika rantai perdagangan global di mana-mana dipenuhi pos biaya, atribut emas dan Bitcoin sebagai "aset tanpa batas negara" menjadi semakin bernilai.#Solana跌逾3% #戴尔财报超预期股价涨8% #美国8月ADP就业创1月来最小增幅