Cronos menghentikan blockchain setelah sebuah serangan menghantam protokol pinjaman terdesentralisasi **Tectonic**. Estimasi awal menempatkan nilai yang terdampak mendekati **US$ 75 juta**, meskipun **Cronos** dan **Tectonic** belum mengonfirmasi kerugian akhir maupun penyebab pastinya.
➡️ **Apa yang terjadi**
🟡 Cronos mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi sebuah exploit pada **Tectonic** dan menghentikan jaringan sementara mereka melakukan investigasi
🟡 Tectonic memperingatkan pengguna untuk tidak berinteraksi dengan protokol hingga rincian lebih lanjut dirilis
➡️ **Bagaimana serangan itu bisa terjadi**
🟡 Peneliti **Weilin Li** mengatakan bahwa penyerang menggunakan **faktor agunan 20%** dari TONIC dan likuiditas yang minim untuk menggelembungkan harga token hingga **100x** dalam waktu sekitar **20 menit**
🟡 Setelah itu, penyerang mengambil pinjaman dari aset lain dengan menggunakan agunan yang telah menggelembung ini sebagai jaminan, dengan cara yang mirip dengan serangan “pump and borrow” ala **Mango**
➡️ **Di mana uangnya**
🟡 Perkiraan awal menunjukkan **US$ 66 juta** terdampak, dengan sekitar **US$ 6 juta** sudah dikirim ke **Ethereum** sebelum penundaan
🟡 Alamat kedua yang dikendalikan oleh penyerang kemudian mendorong estimasi total mendekati **US$ 75 juta**, dan sebagian besar uang masih berada di **Cronos**
➡️ **Status Crypto.com**
🟡 CEO **Crypto.com**, **Kris Marszalek**, mengatakan bahwa aplikasi dan bursa **tidak** terdampak
🟡 Ia menambahkan bahwa Crypto.com terus beroperasi normal dan dana di sana aman
**Kesimpulan:** pertanyaan utama sekarang adalah apakah **Cronos** dan **Tectonic** bisa memblokir dana penyerang, merestart jaringan dengan aman, dan menjelaskan bagaimana aset agunan yang likuiditasnya rendah bisa menimbulkan risiko sebesar itu. Sementara itu, ini tampaknya lebih seperti peringatan tentang pasar pinjaman yang dibangun di atas token dengan likuiditas rendah.
💸 Tampilkan Kripto
