#SaudiSaysIranAttackedShipInHormuz

Ini bukan lagi sekadar berita utama Timur Tengah yang lain.

Arab Saudi mengatakan bahwa Iran menyerang kapal tanker minyaknya, Sidr, di Selat Hormuz, menewaskan dua pelaut Filipina. Timing-nya penting: lalu lintas pengiriman melalui selat tersebut sudah anjlok tajam, sementara Iran telah memperluas daftar hitam kapal yang diizinkan melintas.

Keprihatinan saya bukan hanya eskalasi militer.

Hormuz adalah titik kritis “penjepit” energi, dengan sekitar seperlima perdagangan minyak dan LNG global secara historis melewatinya. Jika pengiriman niaga menjadi lebih sulit atau lebih mahal, guncangannya bisa cepat merambat ke sektor minyak, inflasi, mata uang, dan akhirnya aset berisiko.

Pasar mungkin sedang meremehkan eskalasi berikutnya.

Ini adalah risiko rantai pasok — bukan semata-mata geopolitik.
#IRGCSaysTwoTankersHitByMinesInHormuz