Kurs dolar AS terhadap yuan Tiongkok terus melemah sejak April 2025, turun dari 7,35 menjadi sekitar 6,71 saat ini.

Penurunan berkelanjutan dolar AS terhadap yuan pada dasarnya adalah karena yuan relatif menguat. Saat ini kurs sudah berada di sekitar 6,72. Ini mencerminkan bahwa dolar AS cenderung melemah karena ekspansi obligasi AS, ekspektasi kebijakan, dan pergeseran arus dana. Di sisi lain, ini juga menunjukkan bahwa ekspor Tiongkok, konversi devisa (settlement/penukaran) dan dukungan kebijakan sedang bekerja. Ini bukan “kehancuran dolar”, melainkan perubahan kekuatan relatif.

Berita ini cenderung positif bagi pasar kripto, tetapi tidak berarti harga langsung melonjak. Ketika dolar melemah, aset berisiko lebih mudah mendapatkan aliran dana; narasi “Bitcoin tahan terhadap depresiasi mata uang fiat” juga bisa semakin menguat. Biaya konversi bagi pembeli non-AS pun menjadi lebih rendah. Stablecoin sebagai kanal masuk/keluar dana juga berpotensi ikut diuntungkan.

Namun, jangan jadikan kurs sebagai sinyal buy/sell. Dalam jangka pendek, kripto tetap dipengaruhi oleh likuiditas, arus dana ETF, regulasi, dan leverage. Dolar yang lemah hanyalah angin makro, bukan jaminan harga. Penguatan yuan membuat sebagian dana lebih nyaman untuk melakukan penukaran, tetapi kendali modal dan preferensi risiko adalah faktor kuncinya.

Satu kalimat: kurs melemah dolar dan menguatkan yuan memberi kripto landasan makro yang lebih mantap, tetapi pergerakan pasar pada akhirnya tetap ditentukan oleh arus dana dan sentimen.

$BTC