Menurut CNBC, CEO Berkshire Hathaway, Greg Abel, mengatakan ada meningkatnya penolakan terhadap pembangunan pusat data di seluruh AS dan bahwa minat perusahaan dalam pengembangan tersebut terutama terkait dengan pasokan daya serta pembangkit listrik untuk lokasi-lokasi itu. Abel mengatakan Berkshire ingin berbisnis dengan perusahaan hyperscale jika biaya mereka tetap terkendali dan jika tidak ada dampak pada tarif bagi pelanggan lain. Ia membuat komentar tersebut dalam sebuah wawancara dengan Becky Quick dari CNBC pada Rabu pagi. Negara Bagian New York telah memberlakukan moratorium pembangunan pusat data, sementara banyak negara bagian lain memiliki larangan dan pembatasan yang masih dalam proses dengan tingkat intensitas yang berbeda-beda. Ada sekitar 4.700 pusat data di AS, dan jumlahnya terus bertambah. Analis Mizuho, Vikram Malhotra, mengatakan dalam catatan pada Selasa bahwa para investor berpikir pusat data bisa menjadi isu yang signifikan dalam pemilihan paruh waktu.
