Bitcoin (BTC) hari ini turun 2,16% menjadi sekitar $77.000 menyusul penjualan obligasi besar-besaran, catatan The Fed yang bersikap lebih hawkish, dan konflik baru di Timur Tengah. Meski $80K masih menjadi batas krusial yang harus ditembus menuju $90K, pertanyaan kapan Bitcoin akan menembus garis enam angka secara permanen juga masih menggantung.

Bitcoin pada $100.000K: kapan itu terjadi?

Menurut Teori Hukum Daya Bitcoin (Bitcoin Power Law Theory) milik Giovanni Santostasi, aset ini diperdagangkan sekitar 56,7% di bawah nilai wajarnya sebesar $178.860. Ini pada dasarnya adalah garis tengah antara batas resistensi/siklus puncak saat ini sebesar $553.000 dan garis support/bawah absolut sebesar $63.460.

Sumber: Bitbo

Secara historis, perdagangan Bitcoin yang berada 0-10% di atas resistance terendah telah menandakan zona pembelian yang optimal. Bahkan, Hukum Daya memprediksi bahwa Bitcoin akan menembus garis dukungan $100.000 untuk selamanya setelah 2028.

Prediksi untuk 2026-2030

Berdasarkan model Hukum Daya, berikut proyeksi harga BTC pada akhir 2026 hingga 2030.

Akhir 2026: garis dukungan di $69.500, nilai wajar di $198.700, dan batas resistensi di $615.000.

Akhir 2027: garis dukungan di $95.400, nilai wajar di $272.500, dan batas resistensi di $844.000.

Akhir 2029: garis dukungan di $171.300, nilai wajar di $489.500, dan batas resistensi di $1.515.000.

Akhir 2030: garis dukungan di $224.800, nilai wajar di $642.400, dan batas resistensi di $1.990.000.

Catatan penting terhadap Hukum Daya

Secara historis, Hukum Daya Bitcoin cukup andal untuk prediksi jangka panjang seperti titik terendah 2015, 2018, dan 2022.

Namun, prediksi jangka dekatnya meleset akibat volatilitas BTC. Selain itu, bagan/modelnya mengasumsikan adopsi Bitcoin akan terus meningkat selamanya, dan tidak memperhitungkan peristiwa seperti siklus halving, kapitulasi miner, serta guncangan regulasi, makroekonomi, atau geopolitik.

Beberapa pengumuman keuangan dijadwalkan bulan ini, bersama dengan pemungutan suara di Kongres terkait Undang-Undang CLARITY untuk Aset Digital.