Menurut CNBC, GoPro mengatakan pihaknya akan masuk ke dalam penggabungan definitif dengan perusahaan fotonik swasta Starman Optical dan memperluas ke pasar pusat data AI serta pertahanan. Perusahaan tersebut mengatakan pemegang saham akan menerima pembayaran kas sebesar $285 juta, atau $1,14 per saham, dan saham akan tetap tercatat di Nasdaq. CEO GoPro Nicholas Woodman mengatakan kesepakatan ini dimaksudkan untuk membantu perusahaan bertumbuh di pasar konsumen, komersial, dan pertahanan sebagai perusahaan solusi pencitraan dan optik asal Amerika yang berfokus pada kamera, optik, serta infrastruktur AI. Saham GoPro naik 38% setelah pengumuman tersebut. Perusahaan itu juga mengatakan utangnya sebesar $92 juta akan dilunasi saat kesepakatan ditutup, dan pihaknya akan terus mendukung produk konsumen, layanan berlangganan, serta platform cloud sambil berinvestasi dalam peta jalan produk yang lebih luas.
