Strategy baru saja menghabiskan **$635 juta** untuk buyback saham preferen kelas C dari STRC, dan pasar kripto tetap memperhatikan karena firma ini adalah salah satu pemegang korporat Bitcoin terbesar.

Langkahnya terdengar teknis tapi penting: Strategy (dulu MicroStrategy) menerbitkan saham preferen ini untuk menghimpun modal dan membeli lebih banyak BTC. Sekarang, mereka membeli kembali sebagian saham tersebut, yang mengurangi potensi dilusi di masa depan dan memperkuat struktur permodalan. Dengan kata lain: kertas yang beredar lebih sedikit, kendali atas neraca lebih besar.

Kenapa ini penting? Karena Strategy memiliki lebih dari **500.000 BTC** di kasnya, sehingga menjadi semacam indikator tidak langsung tentang selera institusional terhadap Bitcoin. Setiap pergerakan modal yang mereka lakukan—penerbitan, buyback, leverage—mempengaruhi cara pasar menilai strategi korporasi untuk mengakumulasi kripto.

Timing-nya juga menarik: Bitcoin diperdagangkan di **$77.143** dengan bias campuran (harian netral, mingguan bearish). Strategy sedang mengoptimalkan struktur mereka tepat ketika harga tidak sedang berada di level tertinggi sepanjang masa, yang bisa diartikan sebagai keyakinan bahwa siklus bull masih punya ruang untuk berlanjut.

**Apakah kamu melihat pergerakan korporat ini sebagai sinyal bullish atau hanya manajemen keuangan yang netral?** Tuliskan pendapatmu di komentar.

#StrategySpends$635MOnSTRCPreferredBuybacks