Menurut CNBC, Anthropic mengatakan pihaknya akan membalik kebijakan retensi data yang kontroversial setelah menerima banyak masukan dari pelanggan bisnis, dan akan menggantinya dengan sistem baru bernama Enterprise Frontier Safeguards. Perusahaan itu mengatakan kontrol baru tersebut akan memungkinkan bisnis menentukan bagaimana data mereka ditinjau, disimpan, dan dikelola, serta memungkinkan pemantauan keselamatan otomatis tanpa peninjauan manusia oleh Anthropic. Anthropic mengatakan pihaknya tidak akan mengenakan biaya untuk Enterprise Frontier Safeguards, dan kontrol tersebut akan berfungsi baik ketika pelanggan mengakses teknologinya secara langsung maupun melalui penyedia layanan cloud. Kate Jensen, kepala wilayah Amerika di Anthropic, mengatakan perusahaan menghabiskan ratusan jam bekerja dengan pelanggan untuk mengembangkan alternatif tersebut. Anthropic memperkenalkan kebijakan sebelumnya pada bulan Juni bersama Claude Fable 5 dan Mythos 5, dengan mewajibkan retensi 30 hari untuk semua lalu lintas pada model-model itu guna membantu mempertahankan diri dari penyalahgunaan dan serangan siber yang kompleks. Perusahaan itu mengatakan Enterprise Frontier Safeguards akan diluncurkan secara bertahap dan menargetkan ketersediaan yang lebih luas pada musim gugur ini.
