💥Pertempuran lagi lagi lagi! Minyak mentah memanfaatkan momentum dan menembus level resistensi 88📈

Di kawasan Timur Tengah, baru saja mereda sebentar, AS dan Iran malah kembali saling memberi sapaan. AS sebelumnya menyerang target di Pulau Larak (Larak) milik Iran, lalu Iran menembakkan rudal ke pangkalan militer AS di wilayah Yordania. Trump bahkan sudah berjanji akan terus membalas. Isu keamanan kapal tanker di Selat Hormuz juga kembali memanas


Begitu berita keluar, minyak mentah langsung terbang. Minyak mentah berhasil menembus level resistensi 88 dolar yang selama ini saya pantau; di sesi perdagangan bahkan sempat menyentuh kisaran 89,65. Harga minyak internasional pun ikut menguat jelas—Brent sempat menembus 92 dolar.


Logika trading terpenting di gelombang minyak mentah ini masih risiko geopolitik—Selat Hormuz menjadi jalur pengangkutan minyak yang sangat penting bagi dunia. Jika situasi terus meningkat, pasar akan kembali memberikan premi risiko pada minyak mentah.


Saya justru sekarang tidak buru-buru mengejar. Setelah tembus 88, saya lihat dulu apakah bisa bertahan (breakoutnya kuat). Kalau sudah bertahan, baru pertimbangkan level psikologis 90 dolar.

Pergerakannya benar-benar satu hari satu naskah. Di dunia kripto masih pada berproses, minyak mentah dulu yang menang.😂

#中东战争 #原油