Untuk putaran chip AI kali ini, menurut saya ada dua perusahaan lagi yang banyak diabaikan oleh investor ritel: $SNPS dan $CDNS. Anda boleh saja tidak bertaruh ke NVDA $INTCB , $AMDB atau $GOOGLB pada TPU yang akhirnya menang, tapi selama semua orang terus membuat chip yang semakin kompleks, kedua perusahaan ini pada dasarnya bakal tetap memungut biaya.
Produk yang mereka buat disebut EDA (software electronic design automation). Sekarang satu chip AI canggih saja bisa bernilai ratusan miliar sampai ribuan miliar transistor, dan kalau mengandalkan desain manual oleh insinyur jelas tidak realistis—dari desain rangkaian, verifikasi, analisis konsumsi daya, sampai tata letak chip (layout), advanced packaging, hampir semuanya perlu EDA. Sederhananya: TSMC bertugas membuat chipnya, sedangkan SNPS/CDNS membantu engineer agar bisa “mendesain” chip itu terlebih dahulu.
Tadi malam
#SNPS
laporan keuangan sudah memvalidasi logika ini: pendapatan Q3 sebesar $2,477 miliar, year-on-year +42%, melampaui ekspektasi pasar; adjusted EPS $3,91, juga melampaui ekspektasi. Perusahaan kembali menaikkan target pendapatan setahun penuh menjadi sekitar $9,715 miliar, dan CFO secara langsung menyatakan lingkungan desain chip saat ini sangat kuat—pendorong terbesarnya adalah AI. Amazon, Google, bahkan Meta yang sebelumnya lebih banyak membeli chip, sekarang semuanya mulai merancang ASIC sendiri; hasilnya, justru menciptakan sederet pelanggan baru bagi EDA.
Di sisi lain
#CDNS
pendapatan Q2 sebesar $1,584 miliar, naik sekitar 24% YoY; backlog sudah mencapai rekor $8,1 miliar, pendapatan EDA inti tumbuh 18%; perusahaan juga menaikkan outlook pertumbuhan pendapatan setahun penuh menjadi 19%. Yang lebih menarik, AI tidak hanya membuat pelanggan membeli lebih banyak #EDA —EDA juga mulai memakai AI: dulu insinyur mungkin butuh berminggu-minggu untuk mengoptimasi layout chip, sekarang agent bisa otomatis menjalankan banyak skenario; semakin kompleks chipnya, pelanggan justru semakin bergantung pada alat-alat ini.
Jadi menurut saya, ada logika investasi EDA yang sangat “nyaman”: NVDA menang, mereka menghasilkan uang; AMD mengejar, mereka juga menghasilkan uang; Google dan Amazon gila-gilaan self-design ASIC, mereka tetap menghasilkan uang. Semakin sengit kompetisi chip AI, semakin cepat iterasinya, dan semakin rumit advanced packaging-nya, maka pentingnya EDA justru makin tinggi. Ini mirip dengan demam mencari emas: bukan bertaruh siapa yang terakhir menggali emas, tapi mengendalikan alat dan pos tol yang harus dilewati semua pemburu emas.
Kalau saya urutkan, saya sekarang akan menempatkan
$CDNS> $SNPS
Produk yang mereka buat disebut EDA (software electronic design automation). Sekarang satu chip AI canggih saja bisa bernilai ratusan miliar sampai ribuan miliar transistor, dan kalau mengandalkan desain manual oleh insinyur jelas tidak realistis—dari desain rangkaian, verifikasi, analisis konsumsi daya, sampai tata letak chip (layout), advanced packaging, hampir semuanya perlu EDA. Sederhananya: TSMC bertugas membuat chipnya, sedangkan SNPS/CDNS membantu engineer agar bisa “mendesain” chip itu terlebih dahulu.
Tadi malam
#SNPS
laporan keuangan sudah memvalidasi logika ini: pendapatan Q3 sebesar $2,477 miliar, year-on-year +42%, melampaui ekspektasi pasar; adjusted EPS $3,91, juga melampaui ekspektasi. Perusahaan kembali menaikkan target pendapatan setahun penuh menjadi sekitar $9,715 miliar, dan CFO secara langsung menyatakan lingkungan desain chip saat ini sangat kuat—pendorong terbesarnya adalah AI. Amazon, Google, bahkan Meta yang sebelumnya lebih banyak membeli chip, sekarang semuanya mulai merancang ASIC sendiri; hasilnya, justru menciptakan sederet pelanggan baru bagi EDA.
Di sisi lain
#CDNS
pendapatan Q2 sebesar $1,584 miliar, naik sekitar 24% YoY; backlog sudah mencapai rekor $8,1 miliar, pendapatan EDA inti tumbuh 18%; perusahaan juga menaikkan outlook pertumbuhan pendapatan setahun penuh menjadi 19%. Yang lebih menarik, AI tidak hanya membuat pelanggan membeli lebih banyak #EDA —EDA juga mulai memakai AI: dulu insinyur mungkin butuh berminggu-minggu untuk mengoptimasi layout chip, sekarang agent bisa otomatis menjalankan banyak skenario; semakin kompleks chipnya, pelanggan justru semakin bergantung pada alat-alat ini.
Jadi menurut saya, ada logika investasi EDA yang sangat “nyaman”: NVDA menang, mereka menghasilkan uang; AMD mengejar, mereka juga menghasilkan uang; Google dan Amazon gila-gilaan self-design ASIC, mereka tetap menghasilkan uang. Semakin sengit kompetisi chip AI, semakin cepat iterasinya, dan semakin rumit advanced packaging-nya, maka pentingnya EDA justru makin tinggi. Ini mirip dengan demam mencari emas: bukan bertaruh siapa yang terakhir menggali emas, tapi mengendalikan alat dan pos tol yang harus dilewati semua pemburu emas.
Kalau saya urutkan, saya sekarang akan menempatkan
$CDNS> $SNPS
