Rasio MVRV (Market Value to Realized Value):** Indikator bergerak dalam kisaran konsolidasi menengah (~1,8 hingga 2,1). Ini menunjukkan bahwa pasar tidak sedang terlalu panas maupun berada dalam fase puncak yang euforis, sehingga masih ada ruang untuk apresiasi yang berkelanjutan.

Perilaku HODLers Jangka Panjang (LTH):** Terjadi perlambatan dalam pergerakan likuidasi oleh investor lama. Penahanan koin di dompet mengurangi suplai yang aktif beredar, bertindak sebagai "shock penawaran" ketika menghadapi permintaan baru.

* **Exchange Netflow (Arus Bersih di Bursa):** Yang dominan adalah penarikan bersih BTC yang konstan dari bursa utama menuju cold wallet (*self-custody*), sehingga mengurangi tekanan penjualan langsung yang perlu diserap oleh order book.

2. Data Volume dan Struktur Derivatif

* **Tingkat Pendanaan Netral (Funding Rates ~ 0,005% hingga 0,007%):** Tarif pendanaan kontrak perpetual tetap berada pada tingkat yang sehat dan sedikit positif. Ini menunjukkan bahwa kenaikan saat ini digerakkan oleh **pembelian di pasar spot (Spot)**, bukan oleh leverage berlebihan yang akan menimbulkan risiko rantai likuidasi.

* **Pembalikan Arus pada ETF Spot:** Pemulihan yang berkelanjutan atas arus masuk bersih pada ETF Bitcoin mencerminkan penyerapan likuiditas oleh modal institusional.

* **Volume Delta (CVD - Cumulative Volume Delta):** CVD di pasar spot pada bursa besar (Binance, Coinbase) menandakan pembelian pasar yang konstan (*market buys*), yang mengonfirmasi bahwa para pembeli bersedia menerima harga lebih tinggi untuk mengamankan posisi sebelum penembusan **US$ 83.000**.