Menurut Sina Finance, pedagang yang mendapat informasi mengatakan bahwa Bank Sentral India menjual dolar di pasar valuta asing onshore dan offshore untuk mendukung rupee. Dolar berada pada level stabil di 95,4063 rupee, sementara kontrak forward satu bulan non-deliverable turun 0,2% menjadi 95,64.
Langkah itu datang setelah harga Brent naik menyusul serangan AS pada peluncur rudal milik Iran. India adalah importir minyak utama, dan harga minyak yang lebih tinggi memperlebar defisit perdagangannya serta mendorong inflasi. Bank Sentral telah melakukan intervensi di pasar valuta asing selama beberapa minggu terakhir, dan rencana setoran dolar terbaru telah mendatangkan dana, membantu cadangan devisa bank sentral mencapai rekor tertinggi.
