XRP diperdagangkan mendekati $1,42 setelah menarik kembali dari level tertingginya baru-baru ini di $1,69, namun grafik jangka pendeknya mulai membaik. Meski mengalami penurunan, struktur grafik telah membaik, dan analis kripto teratas Ali Martinez mengatakan bahwa breakout XRP sudah dikonfirmasi.
Pada saat yang sama, ETF spot XRP mencatat rekor arus masuk mingguan sebesar $110,49 juta, yang membantu menopang harga XRP.
Ali Martinez Mengonfirmasi Breakout XRP
Sinyal terbaru datang dari analis chart kripto Ali Martinez, yang membagikan grafik XRP 1 jam yang menunjukkan token tersebut menembus garis tren yang menurun.
Martinez mengatakan bahwa,
“Konfirmasi Breakout! XRP telah menembus resistance. Target berikutnya: $1,70.”
Grafik menunjukkan XRP bergerak keluar dari garis tren menurun yang membatasi harganya sepanjang pekan. Kini XRP berada di sekitar $1,40, dengan area breakout menjadi level penting untuk dipertahankan.
Hambatan pertama berada di sekitar $1,50. Pergerakan melewati kisaran ini akan menguatkan reli kenaikan dan membuat target Martinez sebesar $1,70 menjadi sorotan.
Jika XRP mencapai $1,70 dan menembus level itu dengan pembelian yang kuat, area potensi kenaikan berikutnya pada grafik berada di sekitar $2,09 dan $2,35.
Penguatan tersebut akan melemah jika XRP kehilangan $1,37. Terobosan tegas di bawah level itu dapat mendorong token menuju $1,20, sehingga membebani reli kenaikan terbaru.
Arus Masuk XRP ETF Mencapai Rekor Tertinggi Tahun 2026
Pengaturan teknis juga hadir sebagai produk investasi XRP yang melihat permintaan lebih kuat.
ETF XRP spot AS menarik arus masuk bersih sebesar $110,49 juta untuk pekan yang berakhir pada 28 Agustus, hasil mingguan terkuat sepanjang 2026. Secara kumulatif, arus masuk ETF kini telah mencapai sekitar $1,66 miliar, sementara total aset bersih berada di sekitar $1,44 miliar.
Di antara ETF XRP spot, ETF XRP Bitwise tetap yang terbesar, dengan arus masuk bersih kumulatif menembus $600 juta, sementara XRPZ milik Franklin mencatat arus masuk sebesar $462,86 juta.
15 September Bisa Menjadi Tanggal Kunci bagi XRP
Para trader XRP juga mengawasi 15 September 2026, saat Senat AS dijadwalkan untuk memberikan suara mengenai Undang-Undang CLARITY. RUU tersebut dapat menetapkan aturan yang lebih jelas untuk aset digital di AS dan berdampak langsung pada prospek pasar XRP.
Jika disahkan, legislasi tersebut dapat memberikan perlakuan yang lebih jelas untuk aset seperti XRP dan memudahkan perusahaan serta institusi keuangan untuk masuk ke pasar kripto.
