Pergerakan yen yang menembus angka di atas 160 per dolar telah membuat para trader siaga terhadap kemungkinan intervensi oleh otoritas Jepang, menurut Bloomberg.

Pelanggaran tersebut menegaskan kerentanan mata uang terhadap pelemahan lebih lanjut serta meningkatnya risiko pejabat kembali ke pasar untuk memperlambat penurunannya.