Futures S&P 500 tampaknya akan menguji keteguhan para pembeli saham (equity bulls) sebelum pasar tunai AS dibuka pada Senin malam. Menurut Sina Finance, likuiditas mungkin tipis pada pekan sebelum libur Hari Buruh, karena banyak manajer dana belum kembali dari liburan musim panas.
Laporan pekerjaan AS pada Jumat juga menarik perhatian setelah pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole mengejutkan pasar Treasury AS. Jika sentimen ekuitas global tidak membaik dengan cepat, futures S&P 500 mungkin segera menguji ulang titik terendah pekan lalu, yang sedang menjadi titik balik penting bagi tren jangka pendek.
Jika level tersebut jebol sebelum pasar saham mata uang tunai (cash stock market) dibuka, tekanan jual dapat semakin cepat. Faktor musiman tidak banyak memberi penghiburan, karena September rata-rata menjadi bulan terlemah untuk futures S&P 500 selama satu dekade terakhir.
Open interest tetap berada di dekat level tertinggi terbaru meskipun harga futures sempat mencapai puncak bulan Agustus dua minggu lalu, yang dapat menambah tekanan ke arah penurunan. Dengan pasar London tutup untuk libur lokal, trader AS juga mungkin lebih memperhatikan sinyal negatif dari Asia.
