AS Melancarkan Serangan ke Pulau Larak, Brent Tembus $90 saat Risiko Hormuz Kembali

šŸ›¢ Pada 30 Agustus, pasukan AS menyerang dua peluncur milik IRGC di Pulau Larak Iran dekat Selat Hormuz, dengan tuduhan lokasi tersebut sedang disiapkan untuk memasang ranjau di jalur pelayaran strategis.

šŸ“ˆ Pada awal perdagangan Asia tanggal 31 Agustus, minyak Brent naik 2,52% menjadi $90,32 per barel, sementara WTI menguat 2,41% menjadi $85,41.

šŸ“‰ Reli kemudian mereda, dengan Brent turun ke kisaran sekitar $89,4–$89,5. Pergerakan ini menunjukkan pasar sedang menambahkan premi risiko geopolitik, namun belum sepenuhnya memperhitungkan guncangan pasokan besar baru.

āš ļø Iran merespons dengan rudal yang menargetkan sebuah pangkalan AS di Yordania, tetapi Hormuz tetap menjadi variabel kunci bagi minyak. Aktivitas pemasangan ranjau yang kembali meningkat atau serangan terhadap kapal-kapal komersial dapat secara signifikan menambah tekanan kenaikan pada harga.

#Oil $CL