Kekayaan memerlukan alokasi yang rasional, bukan sekadar penimbunan. Menginvestasikan seluruh modal pada satu jalur mirip dengan perjudian yang sembrono, yang membawa risiko ekstrem hingga berujung kehancuran total. Alokasi kekayaan yang masuk akal ibarat membangun rumah yang kokoh: fondasi, struktur utama, dan pelindung dibangun bersama untuk menciptakan keseimbangan antara serangan dan pertahanan demi kemajuan yang stabil. Orang-orang kaya mendiversifikasi aset untuk menghindari risiko yang terkonsentrasi. Orang biasa cenderung memusatkan dana pada satu aset dengan kondisi keberuntungan yang rapuh.