Kesepakatan minyak bumi antara Venezuela dan AS memicu gempa politik! 🛢️⚡
Pelaksana tugas presiden Delcy Rodríguez menjelaskan perjanjian energi berdurasi 25 tahun dengan Amerika Serikat, membuka ladang-ladang minyak setelah pernyataan Trump tentang pengendalian mayoritas atas 17 ladang strategis.
Istilah kunci: 17 ladang (perkiraan 65 miliar barel) ditambah 8 blok dari Sabuk Orinoco, dengan target 1,5 juta barel per hari, royalti 16% dan pajak 34%. Venezuela memperoleh sekitar $19 per barel, dengan proyeksi lebih dari $209 miliar dalam pendapatan fiskal dan $100 miliar dalam investasi. AS akan mengambil bagian 55% dibanding 45% NABEP, plus hak atas 20% produksi pada biaya.
Skeptisisme yang masih mengendap:
Cadangan vs. Kepemilikan: EIA hanya menghitung barel di perbatasan dengan AS.
Batasan hukum: Dugaan hak jangka panjang tidak berlaku menurut hukum setempat; administrasi mendatang bisa mencabutnya.
Infrastruktur: Minyak mentah Orinoco yang berat memerlukan bertahun-tahun perbaikan.
Kesimpulan: Kedua pihak mempromosikannya sebagai kemenangan—Washington mendapat pasokan dan Caracas mendapat modal—namun tanpa kontrak yang dipublikasikan, itu masih kesepakatan lisan. Seorang ekonom merangkum: "Delcy akan kembali mencetak bola ketika Trump lengser".
Angka-angka berdasarkan laporan media; unggahan di X adalah opini analitis.
#VenezuelaUSSign25YearOilDeal #TRUMP #OilMarket #Geopolitics