✨✨【Seri Cintamani】Filsafat Buddha

Dalam filsafat Buddha, yang dimaksud adalah “berbesar hati mampu menampung”. Latihan yang dilakukan adalah melatih hati yang luas dan mampu menerima. Namun, ada sebagian orang yang di bibir selalu melafalkan Buddha dan membicarakan ajaran, memahami banyak prinsip, tetapi di dalam hati justru sempit, suka menghitung dan mempertimbangkan segala hal. Mereka berpegang pada benar-salah di setiap perkara, dan di mana-mana enggan untuk menerima orang lain.

Melafalkan Buddha tidak terletak pada kata-kata di mulut, melainkan pada niat yang muncul dari pikiran. Sekalipun ajaran Buddha yang diucapkan sangat banyak, jika ukurannya tidak mampu terbuka, jika keterikatan tidak bisa dilepaskan, itu hanya akan menjadi bentuk lahiriah semata. Latihan sejati adalah menghadirkan kasih sayang dan sikap menampung dalam cara memperlakukan orang dalam kehidupan sehari-hari—melakukan perbaikan ke dalam diri, bukan memakai ajaran untuk menilai dan mengukur orang lain.