Anthropic menurunkan pelatihan teknis untuk karyawan baru dari 3 minggu menjadi 2 hari—bukan karena mereka punya orang yang lebih pintar, melainkan karena mereka menerapkan rekayasa konteks yang jauh lebih baik.

Boris Cherny (pemimpin tim Claude Code) hari ini membeberkan cara kerja yang timnya gunakan setiap hari. Saya membandingkannya dengan sistem kuantifikasi saya, lalu menemukan celah besar.

━━━ Satu hal paling bernilai ━━━

Pada hari pertama masuk proyek baru, tegas: jangan menulis satu baris kode pun.

Pertama, biarkan AI menelusuri riwayat Git, pahami mengapa tumpukan kode ini bisa jadi seperti ini. Mengapa API dirancang seperti itu? Mengapa kelas ini ada? Apa saja jebakan yang sudah diketahui?

Cocokkan dengan sistem saya: setiap kali sesi baru dimulai, AI yang masuk harus memahami kembali 4000 baris brahma_core.py, menebak lagi pantangan arsitektur, dan menginjak lagi jebakan yang sebenarnya sudah pernah diatasi. Yang terbuang bukan hanya waktu, tapi juga keputusan yang diambil dengan konteks yang selalu lebih buruk setiap kali.

Solusinya sederhana: taruh file CLAUDE.md di root direktori modul, dan tulis dengan jelas:
→ alur inti dari entry point modul ini
→ perintah tes yang WAJIB dijalankan sebelum mengubah apa pun
→ pantangan arsitektur yang ABSOLUT tidak boleh disentuh
→ jebakan yang pernah di-injak di masa lalu

Boris mengatakan langkah ini memangkas waktu onboarding karyawan baru dari 3 minggu menjadi 2 hari. Hari ini saya menambahkan file ini ke sistem saya sendiri, dan rasanya seperti menyiapkan buku petunjuk yang benar-benar berguna untuk orang asing.

━━━ Satu lagi hal yang patut diingat ━━━

Setelah sekali melakukan koreksi, langsung tuliskan aturannya. Jangan berharap “nanti ingat”—nanti tidak akan ingat.

Ini bukan trik prompt. Ini kebiasaan rekayasa. Menginjak satu lubang bernilai satu koin; menginjak kedua kalinya berarti membuang-buang.

Satu koreksi, manfaat seumur hidup (compound).

#Claude #AI工程 #量化交易