Korea Selatan menggunakan kursus perdagangan tiruan yang memberatkan untuk meredakan minat investor terhadap produk berisiko yang telah membuat pasar saham negara itu senilai $4,3 triliun menjadi sangat volatil, menurut Bloomberg.

Langkah ini muncul ketika para day trader meninggalkan ETF leverage chip Korea Selatan secara besar-besaran.