Cosmos Labs menerbitkan sebuah laporan teknis yang mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya keliru menilai kerentanan integer underflow pada Cosmos EVM, yang menyebabkan serangan pada enam jaringan blockchain antara 20 Agustus hingga 25 Agustus serta pencurian sekitar $5,7 juta dalam bentuk token. Menurut ChainCatcher, penyerang menggunakan celah tersebut untuk melakukan underflow pada saldo akun hingga nilai maksimum 2^256-1, lalu membalikkan prosesnya untuk mentransfer saldo yang telah dibengkakkan dan mencuri token dari akun target tanpa membuat (mint) token baru.
Laporan tersebut menyatakan bahwa para peneliti mengajukan bug melalui program hadiah pada 25 April, tetapi penguji tidak dapat mereproduksinya pada konfigurasi rantai Cosmos yang ada, sehingga Cosmos Labs menerapkan perbaikan diam-diam pada bulan Mei. Setelah seorang peneliti independen mengonfirmasi pada awal Agustus bahwa masalah itu memengaruhi semua rantai Cosmos EVM, Cosmos Labs merilis patch pada 19 Agustus, namun serangan pertama terjadi sekitar 20 jam kemudian.
MANTRA mengatakan pihaknya kehilangan 720,9 juta token, atau sekitar $3,6 juta, sementara TAC kehilangan hampir 3 miliar TAC dan KiiChain kehilangan sekitar 148 juta KII. MANTRA dan KiiChain mengkritik Cosmos Labs karena tidak memberi pemberitahuan kepada rantai yang terdampak sebelumnya serta merekomendasikan penghentian operasi; KiiChain mengatakan patch akan memerlukan waktu berhari-hari untuk dideploy, sedangkan penghentian hanya butuh beberapa menit. Cosmos Labs mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan 40 rantai dan membantu 13 rantai memperbaiki masalah atau menghentikan operasi sebelum diserang.
