Bitcoin baru saja secara diam-diam mengalahkan komputer kuantum. 🛡️

Pada 26 Agustus, tim peneliti StarkWare yang dipimpin Avihu Levy menambang transaksi Bitcoin pertama yang tahan terhadap serangan kuantum di mainnet — tepatnya di blok 964.199. Tidak ada soft fork. Tidak ada hard fork. Tidak ada peningkatan protokol. Semuanya bekerja begitu saja, menggunakan aturan Bitcoin yang sudah ada.
🔹 Metode: "QSB" (Quantum Safe Bitcoin) — menukar paparan pada kurva eliptik dengan tanda tangan berbasis hash melalui proses grinding
🔹 Keamanan: ketahanan ~118-bit terhadap algoritma Shor (serangan kuantum yang mengancam kunci BTC)
🔹 Dipindahkan: 10.000 sats, dikirim langsung ke penambang via layanan Slipstream milik MARA karena node normal tidak akan meneruskan format nonstandar
🔹 Biaya: ~$150-200 dan butuh berjam-jam waktu GPU — tidak murah, belum siap untuk arus utama
🔹 Taruhan: dewan penasihat kuantum Coinbase memperkirakan ~7 juta BTC saat ini terekspos melalui kunci publik yang dipakai ulang atau sudah terungkap
Ini bukan "Bitcoin kini quantum-safe." Ini bukti bahwa pertahanan nyata sudah ada sebelum komputer kuantum benar-benar menjadi ancaman — dan CEO StarkWare memanfaatkan momen ini untuk mendorong lebih kuat soft fork tingkat-protokol yang tepat (BIP-360).
Perbincangan tentang kuantum baru saja berpindah dari teoritis ke on-chain. 👀
Menurut Anda, apakah Bitcoin akan mendapatkan quantum soft fork sebelum ini benar-benar menjadi situasi mendesak?
Sumber: blog StarkWare, Decrypt, Bitcoin Magazine, Cryptonomist (melaporkan dari 26-27 Agustus, 2026)

#bitcoin #quantamsafe #BTC #BinanceSquareTalks

#antiquantumbitcointransactionminedonmainnet